Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sepertinya Kota Medan tidak terlepas dari yang namanya banjir.Hujan sebentar Medan tergenang. Seperti yang terjadi Minggu (08/07/2018) malam lalu, hujan sebentar sejumlah kawasan di Kota Medan terendam, hal ini membuat masyarakat resah.
Anggota Komisi III DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak mengatakan, fenomena ini terjadi karena program yang tidak tepat sasaran yang dilakukan Pemko Medan. "Kita melihat program penanggulangan banjir di Kota Medan masih belum tepat, terbukti masih banyak drainase yang tidak bekerja secara maksimal, dalam menyerap dan menampung air," katanya, Selasa (10/07/2018).
Tahap awal untuk mengurangi efek banjir lanjut Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini, minimal harus ada ada normalisasi, lalu kemudian dipikirkan bagaimana agar Medan ini tidak lagi terjadi banjir.
Artinya harus ada pekerjaan drainase yang benar benar mampu menanggulangi persoalan banjir ini, karena normalisasi hanya untuk membantu kelancaran air saja, belum tentu sebagai solusi agar tidak lagi banjir."Dengan anggaran yang ada jika dikerjakan secara benar dan tepat sasaran saya pikir sudah cukup," ungkap anggota dewan asal Daerah Pemilihan (Dapil) IV ini.
Seperti jalan rusak misalnya, ya cukup yang itu sajalah yang diperbaiki, jangan jalan yang masih bagus tapi juga diperbaiki, karena intinya bagaimana Medan ini tidak berlobang.
"Seperti Jalan Deli yang rusak 200 sampai 300 meter saja, tapi kenapa sepanjang Jalan GB Josua yang diaspal, kalau uangnya ada mungkin gak masalah semua diaspal, tapi keuangan Pemko Medan kan sangat terbatas, sementara di wilayah lain masih banyak jalan yang juga butuh perbaikan," ujar Paul mencontohkan.
Begitu juga dengan drainase, seharusnya ditinjau wilayah mana yang menjadi kawasan banjir, untuk kemudian dilakukan program penanggulangan banjir, sebab harus ada skala prioritas yang harus dikerjakan untuk mengatasi persoalan banjir. (BS07)
Tags
beritaTerkait
komentar