Minggu, 14 Juni 2026

Wagubsu Sebut Peternakan Babi PT Allegrindo Membuat Udara Tak Nyaman

Jumat, 25 Mei 2018 20:30 WIB
Wagubsu Sebut Peternakan Babi PT Allegrindo Membuat Udara Tak Nyaman
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH meminta kepada seluruh perusahaan di sekitar Danau Toba, termasuk PT Allegrindo Nusantara, untuk segera membenahi masalah lingkungan, seperti limbah yang dapat mencemari lingkungan danau.
 
Hal tersebut disampaikan Wagubsu Nurhajizah Marpaung ketika menerima audiensi rombongan PT Allegrindo Nusantara, Jumat (25/05/2018) di ruang kerja Wagubsu, Lantai 9 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan. Menurutnya, perusahaan boleh didirikan di Sumatera Utara, juga di kawasan sekitar Danau Toba.
 
Namun, kata Nurhajizah, perusahaan yang berdiri harus memikirkan tentang manfaat perusahaan tersebut bagi daerah dan masyarakat sekitar kawasan tersebut. “Masalah lingkungan itu juga merupakan hal yang benar-benar harus diperhatikan. Jangan sampai bernafas saja terasa tidak nyaman, belum lagi dampak lainnya,” tegas Wagubsu.
 
Diketahui, PT Allegrindo Nusantara sebagai perusahaan peternakan babi yang beroperasi di Desa Urung Pane, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun dan telah banyak keluhan terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan tersebut, yang diduga mencemari Danau Toba. Terkait hal itu, Wagubsu mengungkapkan pengalamannya ketika mengadakan kunjungan ke daerah yang melewati lokasi tersebut, juga merasa tidak nyaman dengan aroma yang tidak sedap. “Saya sendiri pernah lewat merasa sangat tidak nyaman. Bagaimana lagi dengan masyarakat di sekitarnya,” ungkapnya.
 
Karena itu, Wagubsu meminta PT Allegrindo segera menyelesaikan persoalan limbah tersebut. Apalagi saat ini Pemprovsu sedang berjuang agar Danau Toba masuk menjadi Unesco Global Geopark (UGG). "Kita sudah lama tertinggal dari provinsi lain. Pekan depan segera undang para pemilik perusahaan,” tegasnya.
 
Tentang tanaman Serai Wangi yang ditanam PT Allegrindo di sekitar perusahaan, untuk mengatasi aroma limbah, menurut Wagubsu hal itu belum cukup untuk mengatasi aroma limbah. “Ada alatnya, coba saudara cari tau lah,” tegas Nurhajizah.
 
Nurhajizah juga memerintahkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) berkoordinasi dengan Kepala Biro Hukum Setdaprovsu untuk kembali mengundang seluruh perusahaan yang berada di sekitar kawasan Danau Toba, guna membahas tentang penanganan limbah dan lingkungan.
 
Sementara itu, sebelumnya, Manajer PT Allegrindo Nusantara, Abu Kasim mengatakan, perusahaannya telah berupaya mengatasi bau limbah dengan menanam Serai Wangi. “Kita sudah menanam Serai Wangi di sekitar PT Allegrindo Nusantara,” sebutnya.
 
PT Allegrindo juga berjanji akan menyampaikan hasil pertemuan dengan Wagubsu kepada pemilik perusahaan dan akan segera menindaklanjuti permintaan dari Pemprovsu. “Kami akan segera koordinasikan kepada pimpinan kami,” kata Abu Kasim, didampingi Kuasa Hukum PT Allegrindo Budi.
 
Turut hadir dalam pertamua itu, Kuasa Hukum PT Allegrindo Budi, Kadis Kehutanan Provsu Ir Halen Purba, dan Kepala Biro Hukum Setdaprovsu Sulaiman. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Walikota Pematang Siantar Sematkan Pakaian Adat Simalungun kepada Wali Kota Batam dan Wagub Kepri
Sumut Jadi Tujuan Utama Kunjungan Wakil Gubernur Guangdong, Bahas Soal Kerja Sama Sektor Sawit Hingga Olahraga
Dikunjungi Musa Rajekshah, Deddy Effendi Owner Palem Craft Tawarkan Diri Pulang Kampung Latih Masyarakat Sumut
Musa Rajekshah Sambut Kunker Komisi II DPR RI, Harapkan E-Government Terlaksana Secara Utuh di Sumut
Musa Rajekshah Lantik Pengurus Dewan Masjid dan Resmikan Gedung Balai Diklat Imam-Khotib di Langkat
Mantan Ketua MUI Sumut Prof Abdullah Syah Meninggal Dunia, Hadiri Tahlilan Malam Ketiga Almarhum, Musa Rajekshah: Beliau Panutan untuk Semua
komentar
beritaTerbaru
hit tracker