Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana (BPBA) Provinsi Aceh, terdapat 15 orang meninggal dunia, 43 orang luka berat, dan 5 unit rumah hangus akibat terbakarnya sumur pengeboran minyak mentah di Jalan Pendidikan Dusun Kamar Dingin, Desa Pasir Putih Kecamatan Ranto Panjang Perlak, Kabupaten Aceh Timur terbakar, Rabu (25/04/2018) dinihari.
Kepala Pusat data Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, akibatnya belasan orang meninggal dunia, serta puluhan lainnya luka berat.
"Hingga kini jenazah yang telah di evakuasi dari lokasi kejadian sebanyak 15 jenazah dan masih ada kendala dalam proses evakuasi. Jenazah korban terbakar dibawah ke puskemas Ranto Peureulak dan korban luka saat ini telah dirujuk ke RSU. Zubir Mahmud (Idi Rayeuk), RS Graha Bunda (Idi Rayeuk) Dan RSU. Sultan Abdul Azis Syah (Peureulak). Korban luka bakar yg telah dievakuasi ke rumah sakit mencapai 43 Orang," papar Sutopo.
Adapun 11 nama-nama korban yang meninggal dunia, paparnya, ialah Nazarullah (30) warga Dusun Bakti Pasi Puteh, Rantau Peureulak, Afrizal alias Doyok (35) warga Dusun Punti Payong, Rantau Peureulak, Era Bin M. Sidik (32) warga Desa Pasi Puteh, Rantau Peureulak, Siti Hafsah (70) warga Desa Pasi Puteh, Rantau Peureulak, Mak Wen (55) warga Desa Bhom Lama, Rantau Peureulak, Nini Bin Abdul Wahab (32) warga Desa Bhom Lama, Rantau Peureulak, Riska Ardiansyah warga Desa Pasi Puteh, Rantau Peureulak, Eri Dansyah warga Desa Alue Dua, Rantau Peureulak, Sudaryono warga Desa Alue Batee, Rantau Peureulak, Putra Jubir warga Desa Bhom Lama Rantau Peureulak dan Dedi Syahputra (25) warga Rantau Peureulak. Sedangkan 4 jenazah lainnya belum diketahui identitasnya.
Sementara itu, ke-43 korban luka berat harus mendapatkan penanganan yang intensif di sejumlah rumah sakit. Di RS Graha Bunda-Idi Rayeuk terdalat 5 korban, masing-masing Julianta Putra (27), warga Gp. Tanah Anoe-Idi Rayeuk, M. Nur (42), warga Kecamatan peureulak barat, Yusri (36), warga Kecamatan Pantee Bidari, Puta Maulana (28), warga Ranto Peureulak, serta Junaidi (33), warga Peureulak Barat.
Lalu di RS Zubir Mahmud-Idi Rayeuk, ada 19 pasien, masing-masing, Effendi hamid (50), warga Kec Ranto Peureulak, Adnan Saputra (30), warga Ranto peureulak, Irnawan (34), warga Kec. Ranto Peureulak, Agussalim (26), warga Kec. ranto Peureulak, Ishak (48), warga Kec. Ranto Peureulak, Burhanuddin (38), warga Kec. Ranto Peureulak, Suheri (31), Kec. Ranto Peureulak, Sapriyadi (25), Kec. Peureulak Barat, Haikal Fikri (15), Kec. Peureulak Barat, Jumadi Amin (40), Kec. Peureulak barat, Junaidi (31), Kec. Peureulak barat, Saudah (50), Kec. Ranto Peureulak, Halimah (70), Kec. Ranto Peureulak, Murniyati (37), Kec. Ranto Peureulak, Fatahillah (12), Kec. Ranto Peureulak, Al-Husairi (21), Kec. Ranto Peureulak, Rifki Mauliansyah (23), Kec. Ranto Peureulak, Muklis Rusli (42), Kec. Peureulak barat, dan Agus Faizir (35), Kec. Ranto Peureulak.
Di RS Abdul Aziz-Peureulak, juga ada 19 pasien masing-masing, Akbar (18), warga Gp. Bhom Lama, M. Ridwan (21), warga Gp. Pasi Putih, Zainuddin (38), warga Gp. Leuge, Muksal Mina (24), warga Gp. Alue Rambong, Mahyuddin (18), warga Gp. Pasi Putih, M. Yusuf (40), warga Gp. Pasi Putih, Hafifuddin (36), warga Gp. Bhom Lama, Saiful (28), warga Gp. Awe Udep, M. Husin (35), warga Gp. Lubuk Pempeng, Sari Yulis (25), warga Gp. Tempen, Muhammad Yani, warga Pasi Putih, Radiati (25), warga Gp. Pasi Putih, M. faisal (18), warga Gp. Bhom Lama, Heri Herliza, warga Gp. Tanjung Tani, Umar hamzah (45), warga Gp. Beusa Beuranoe, M. Faisal Rizal (30), warga Kec. Peudawa, M. Razi, warga Gp. Alue Dua, Muklis (46), warga Gp. Alue Dua, dan Zainal Abidin (35), warga Gp. Pasi Putih.
Begitupun, 5 unit rumah yang terbakar, masing-masing atas nama Siti Hafisah, (75) Alamat Dusun Bakti, Desa Pasi Puteh, Zainabah (85) Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, Ridwan Hutabarat alias (40) Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, Mariani (60) Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh, serta Muhamad Yanis (45) Dusun Bakti, Gampong Pasi Puteh.
Sutopo menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diterima dari salah seorang warga di Gampong pasi putih, kejadian itu bermula pada pukul 00.00 WIB telah keluar minyak dari sumur yan dibor secara tradisional dilahan milik Zainabah. Selanjutnya disaat bersamaan datang sekelompok warga untuk mengambil minyak yang keluar dengan cara di leles tersebut.
Sutopo melanjutkan, adapun sekelompok orang yang sedang mencari minyak mentah tersebut berjumlah lebih dari 10 orang. Maksud dan tujuan dari warga yang datang kelokasi guna mengambil tumpahan minyak yang tidak tertampung. Namun tepatnya pada pukul 01.30 WIB terjadi ledakan yang menimbulkan kebakaran."Upaya yang dilakukan, 4 unit armada Damkar di bantu Oleh Personil TNI, Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC) diturunkan untuk melaksanakan pemadaman dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di sekitar lokasi kebakaran," pungkasnya.(BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar