Minggu, 11 Oktober 2026

Panglima TNI: TNI Harus Siap Dengan Proyeksi Kegiatan 2018

Kamis, 11 Januari 2018 22:45 WIB
Panglima TNI: TNI Harus Siap Dengan Proyeksi Kegiatan 2018
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus bersiap dengan proyeksi-proyeksi kegiatan yang akan dilaksanakan untuk menghadapi tahun 2018 yang penuh tantangan. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua, sehingga berbagai hal yang akan terjadi dapat diantisipasi dengan baik.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP di hadapan peserta Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan RI) Tahun 2018, dengan tema 'Memperkuat Sinergitas Kelembagaan Guna Mendukung Postur Pertahanan Yang Tangguh Melalui Profesionalisme TNI, Pengembangan Industri Pertahanan Serta Kekuatan Rakyat Yang Memiliki Semangat Bela Negara', bertempat di Gedung AH Nasution, Kemhan RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).
 
Menurut Panglima TNI, tahun 2018 adalah tahun yang diperkirakan penuh dengan dinamika politik, di mana akan dilaksanakan Pilkada serentak di 171 wilayah dan Pemilu Presiden tahun 2019.  “Peran aktif TNI di tahun politik adalah menjaga stabilitas keamanan, agar dapat berjalan aman, lancar dan sukses,” tegasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa salah satu implementasi dari pengembangan gagasan konsep Tri Matra Terpadu adalah pembangunan pulau-pulau terluar strategis, dengan prioritas pertama adalah Pulau Natuna. “Target pembangunan pulau terluar strategis selanjutnya adalah Saumlaki/Selaru, dimana saat ini sedang dalam proses survei dan sinkronisasi dengan Pemda setempat,” ujarnya.
 
Di sisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam rangka mensejahterakan prajurit di antaranya dengan pengadaan rumah dinas, di manapun prajurit bertugas harus mendapatkan tempat tinggal yang layak.“Semua itu dilakukan untuk memperkuat jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional,” katanya.
 
Panglima TNI menambahkan, dalam pemenuhan Renstra kedua tahun 2014-2019 adalah dengan mendatangkan Alutsista yang sudah dipesan sebelumnya.“Kemarin kita (TNI) baru saja menerima Alutsista untuk kebutuhan TNI AD yaitu 3 unit Helikopter Serang AS555AP Fennec, di mana sebelumnya sudah menerima 6 Heli. Dengan demikian sudah ada 9 dari 12 Heli Tempur,  tinggal 3 Heli lagi.  Sedangkan untuk TNI AL sudah datang 3 pesawat, yaitu 1 unit Pesawat Udara CN 235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dan 2 unit Helikopter AS565 MBe Panther Anti Kapal Selam (AKS),” jelasnya.
 
Sementara itu, untuk TNI AU akan diadakan pengganti Pesawat F-5E yang sudah tidak terbang lagi hampir lebih satu setengah  tahun dan bulan ini sudah melaksanakan penandatanganan kontrak pengadaan 11 pesawat dengan semua perlengkapan komplit termasuk simulatornya. 
 
“Penambahan lain adalah Radar Ground-Controlled Interception (GCI) yang sekarang ini baru berjumlah 20 unit.  Ke depan kita mengharapkan penambahan 12  lagi,  sehingga totalnya 32 Radar dapat meng-cover seluruh wilayah Indonesia,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
 
Terkait Flight Information Region (FIR), Panglima TNI menjelaskan bahwa FIR menjadi perhatian serius dan sampai saat ini lintas Kementerian terus berusaha untuk merealisasikan keinginan dari pemerintah supaya FIR ini segera diambil alih, karena FIR dipandang dari dua sisi yaitu tentang keselamatan penerbangan dan kedaulatan negara.  “Kita berupaya terus  mendorong dan membantu pemerintah, dalam hal ini Kemenhub dan Kemenlu untuk bekerjasama dengan Kemenhan segera menyusun langkah-langkah untuk mengambil alih FIR sesuai dengan hukum yang berlaku,” tutupnya.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Batalyon Parako 463 Pasgat Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha
Prabowo Perkuat Pertahanan Negara dengan Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Oknum TNI di Medan Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja
Realisasikan Arahan Wali Kota, Kadin Medan Ajak UMKM Binaan Terjun Langsung di Bazar HUT ke-81 TNI
Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak
Nekat Nyolong Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI, Maling ini "Gol" di Polsek Medan Area
komentar
beritaTerbaru
hit tracker