Minggu, 03 Mei 2026

Polres Simalungun Apel Pasukan Operasi Lilin Toba 2017

Kamis, 21 Desember 2017 16:30 WIB
Polres Simalungun Apel Pasukan Operasi Lilin Toba 2017
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Polres Simalungun menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan Tahun baru 2018, di Lapangan Makodim 0207/ Simalungun Jalan Jon Horailam Saragih Pematangraya, Kamis (21/12/2017). Operasi Lilin 2017 ini bertema 'Kita Sinergikan untuk Meningkatkan Pelayanan Yang Promoter Kepada Masyarakat Kabupaten Simalungun'. 
 
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Simalungun Ir Aman sinaga MSi,  Dandim 0207/ Simalungun Letkol Robinson Talupadang, Perwakilan Sub Denpom Pematangsiantar, Perwakilan Damkar, Perwakilan PLN, Perwakilan Satpol PP, Perwakilan Brimob, Personil Kodim Simalungun, Para Kapolsek Jajaran Polres Simalungun dan Diskes Simalungun.
 
Peserta Apel terdiri dari Pleton Sub Denpom Pematangsiantar, Pleton Brimob Pematangsiantar, Pleton Batalyon 122/ TS, Pleton Satpol PP Kabupaten Simalungun, Pleton Dishub Kabupaten Simalungun, Pleton Diskes Simalungun, Pleton Pramuka Saka Bhayangkara dan Pleton Personil Polres Simalungun.
 
Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH bertindak selaku pimpinan apel, sedangkan Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Hendri ND Barus SH SIK, bertindak sebagai Perwira Apel dan Kanit Lantas Polsekta Tanah Jawa AKP J Hutasoit bertindak sebagai Komandan Apel.
 
Dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba-2017, dilaksanakan penyematan tanda pita operasi kepada 3 perwakilan dari Polri, TNI dan Dishub oleh Kapolres Simalungun. Kapolres Simalungun membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs M Tito Karnavian MA PhD, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personil pengamanan berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
 
"Perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan moment berlibur bagi sebagian besar kalangan masyarakat di Indonesia. Karena itu, diprediksi akan terjadi mobilisasi masyarakat dari satu tempat ke tempat lain, serta munculnya titik konsentrasi massa di tempat tertentu. Seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, pelabuhan, bandara udara, terminal dan tempat-tempat lainnya," ujarnya membacakan amanat Polri.
 
Oleh karena itu, Polri menggelar Operasi Lilin 2017 yang dilaksanakan 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan tanggal 1 Januari 2018 dengan mengedepankan tindakan preemtif dan Preventif yang didukung kegiatan Intelijen, serta penegakan Hukum secara tegas dan professional.
 
“Beberapa ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang perlu diantisipasi adalah masih adanya potensi serangan teror, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, serta potensi konflik dalam kehidupan masyarakat terkait perayaan Natal seperti aksi sweeping oleh Ormas,” jelasnya.
 
Kapolri juga menekankan beberapa point penting untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh personel yang bertugas, antara lain memetakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah. "Tentukan cara bertindak yang tepat melalui penyusunan rencana operasi yang matang. Selalu tingkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvensional yang meresahkan di pusat keramaian, tempat ibadah, dan tempat-tempat lainnya," pungkasnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Ketua WALUBI Medan Imbau Umat Buddha Sambut Tahun Baru 2026 dengan Kesederhanaan
Gubernur Bobby Nasution Tinjau Kesiapan Sarana Transportasi Mudik Nataru
Perayaan Cap Go Meh Jadi Simbol Toleransi Antarumat Beragama di Kota Binjai
Polda Sumut Turunkan 1.983 Personel dalam Operasi Keselamatan Toba 2025
Ratusan Juta Orang di Negara-negara Asia Rayakan Tahun Baru Imlek
Wakil Bupati Nias Selatan Hadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru BMP
komentar
beritaTerbaru
hit tracker