Minggu, 04 Oktober 2026

Polres Asahan Amankan 2 Bot Sampan Berisi 6 WNI dan 5 WNA Tujuan Malaysia

Selasa, 14 November 2017 23:30 WIB
Polres Asahan Amankan 2 Bot Sampan Berisi 6 WNI dan 5 WNA Tujuan Malaysia
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Polres Asahan kembali melakukan penangkapan 2 buah Bot sampan yang di dalamnya terdapat 11 orang Warga Negara indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang rencananya akan dibawa ke Malaysia.
 
Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK MSi mengatakan, penangkapan para pelaku dilakukan di tengah perairan di Kwala Bagan Asahan dan mengamankan 2 unit Bot sampan yang didalamnya terdapat 11 orang pada Senin (13/11/2017) sekira pukul 16.00 Wib.
 
Penangkapan berawal pada saat personil Pos Apung Bagan Asahan melakukan patroli laut menggunakan kapal, dan menemukan 1 unit Bot sampan yang penumpangnya mencurigakan, kemudian Bot  sampan dibawa ke Pos Apung.“Setelah dilakukan interogasi di Pos Apung, diketahui penumpang sampan tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan dewasa yang berjumlah sebanyak 6 orang dan benar tujuan mereka akan berangkat ke Malaysia,” ujar AKBP Kobul dilansir dari laman resmi tribratanews.sumut.polri.go.id, Selasa (14/11/2017). 
 
Adapun identitas 6 orang tersebut Muhammad Tahir (31) dan Heffa Linur (24) sama-sama warga Jl. Marapalam Kel. Kapuh Kec. Koto XI Tarusan Prop. Sumbar, Dalin Ginting (21) warga Jl. Bajak V No. 48 Medan, Roy Amri (22) warga Jl. Pertahanan Dsn I No. 35 Patumbak Kab. Deli Serdang, Unus (18) warga desa Labuhan Ruku Kec. Talawi Kab. Batu Bara, dan Muhammad Kadafi (28) warga Bireun Bayeum Aceh Timur.
 
Kapolres Asahan menambahkan, namun kapal yang membawa mereka saat ini rusak, sudah 2 hari di tengah laut dan berupaya menumpang kapal lain untuk pulang ke Tanjung Balai."Mereka juga mengatakan bot yang ditumpangi dalam keadaan rusak dan ditambatkan di Sei Ular," tambahnya.
 
Selanjutnya personil Pos Bagan Asahan berangkat menuju ke Sei Ular untuk mengecek kapal yang diinformasikan dalam keadaan rusak. Sesampainya di TKP benar bot dalam keadaan rusak/berhenti dan kembali ditemukan dalam bot tersebut ada 4 orang warga negara Sri Lanka, 1 orang warga negara Nepal dan 1 orang pengurus bot.
 
Adapun identitas 4 orang tersebut Muhammad Kamal Als Meta Kamal (26) Warga Negara Nepal, Jeay Chathiran (44) Warga Negara Sri Lanka, Uthaya Kumar (36) Warga Negara Sri Lanka, Vimala Kanthn (32) Warga Negara Sri Lanka dan Ravin Thiran (26) Warga Negara Sri Lanka.
 
“Kini 2 buah Bot sampan dibawa ke Pos Apung untuk diamankan dan 11 orang WNI dan WNA tersebut  sudah diamankan di Pos Polisi Sub sektor Bagan Asahan untuk dilakukan proses penyidikan dan melakukan koordinasi dengan Imigrasi Kelas II a Tanjung Balai,” pungkas AKBP Kobul.(BS04)

Tags
WNA
beritaTerkait
Polrestabes Medan Sukses Lakukan Problem Solving kepada Warga Negara Asing
Walikota Medan Ajak PWNA Bersama-sama Gerakkan Kembali Perekonomian Melalui UMKM
Cegah Penyebaran Varian Baru, Bobby Nasution Gercep Tracing Kerabat Pasien Omicron
Terkait WNA Positif Covid-19, Dinkes Tunggu Hasil Pemeriksaan GWS
Masuk ke Bandara Kualanamu, WN Irlandia Utara Positif Covid-19, Dinkes Sebut Belum Terkonfirmasi Omicron
Polwan Ditikam Tahanan WNA Kasus Narkoba di RTP Polrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker