Senin, 20 April 2026

DPR Desak Menakertrans Tuntaskan PHK Massal Karyawan Koran Sindo

Rabu, 09 Agustus 2017 15:05 WIB
DPR Desak Menakertrans Tuntaskan PHK Massal Karyawan Koran Sindo
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dr Ribka Tjiptaning PAAK mendesak Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri, untuk segera menuntaskan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak karyawan Koran Seputar Indonesia (SINDO) sejumlah biro di Indonesia, termasuk Biro Medan.
 
Pernyataan anggota DPR RI itu disampaikan di hadapan perwakilan karyawan Koran SINDO lintas biro yang di-PHK, disertai Forum Pekerja Media, terdiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), dan Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers), yang menemui dirinya di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (09/08/2017).
 
Lebih lanjut lagi Ribka, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan itu menyatakan  penyelesaian PHK itu wajib mengedepankan hak hak normatif karyawan yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan.
 
"Saya menyatakan dengan tegas akan mengawal kasus PHK karyawan Koran SINDO yang dikelola PT Media Nusantara Informasi (MNI) sebagai salah satu anak perusahaan PT Media Nusantara Citra (MNC) milik Hary Tanoesoedibjo. Jika setelah masa reses berakhir, masalah PHK ini belum diselesaikan oleh Kementerian Tenaga Kerja, maka saya akan menggalang dukungan ke anggota Komisi IX yang lain agar kasus ini bawa ke Rapat Kerja antara Komisi IX dengan Kemenakertrans," tegasnya.(BS05/rel)

Tags
beritaTerkait
Badai PHK Hantam Industri RI, Istana Kasih Pembelaan
Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat 60% Gaji Selama 6 Bulan
Pemko Medan Pastikan Tidak ada PHK Massal Bagi PHL untuk Bulan Ini
Panglima Australia Terpukau Dengan Kecanggihan Alutsista TNI Produksi Pindad
Bertemu di Bandung, Panglima TNI dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia Bahas Keamanan Kawasan
Miris, Karyawan Dipecat Tanpa Pesangon Hingga Ijazah Ditahan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker