Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Empat orang pilot dan copilot dari dua pesawat Lion Air Grup yang bersenggolan yaitu pesawat Lion Air dengan Wings Air di Bandara Kualanamu menjalani tes urin untuk mengetahui apakah para pilot memakai alkohol dan narkoba yang dilakukan di Balai Kesehatan Penerbangan di Jakarta.
Selain itu, untuk sementara mereka diistirahatkan dalam batas waktu yang tidak ditentukan. "Hasil tes urin dan penyebab bersenggolan belum bisa dipublikasikan, paling cepat delapan bulan paling lambat 12 bulan kedepan, itu aturan undang-undang," kata Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto di Bandara Kualanamu, Sabtu (5/08/2017).
Soerjanto menerangkan pihak KNKT menurunkan tim berjumlah lima orang sejak semalam sudah melakukan investigasi dan saat ini sudah mengamankan beberapa barang bukti yang diperlukan terkait insiden tersebut termasuk rekaman CCTV, kotak hitam (black bord) pesawat, serta wawancara pada petugas dan penumpang yang ada hubungannya dengan insiden tersebut.
Dia juga mengatakan pihak KNKT dalam penyelidikan ini tidak dalam tahap mencari kesalahan. Namun lebih fokus pada bagaimana kejadian ini tidak terulang kembali pada hari berikutnya. "Kita disini tidak mencari kesalahan, namun mencari solusi antisipasi kedepan supaya tidak terulang kembali peritiwa ini," terang Soerjanto.
Menurutnya, peristiwa kecelakaan pesawat seperti ini dalam tahun ini sudah terjadi sebanyak 22 kali. Di mana paling banyak terjadi di Papua sedangkan di Bandara Kualanamu baru yang pertama.
"Kita lakukan investigasi sehingga bisa menjadi masukan dan evaluasi sehingga ini tidak terulang kembali. Untuk keperluan penyelidikan lebih mendalam, kedua pesawat dalam pengawasan KNKT, dan di groundet (dikandangkan) di area appron Wiktor Wisky 9.Setelah selesai baru diserahkan pada pihak maskapai," pungkasnya. (BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar