Jumat, 01 Mei 2026

Waduh, Lelaki Suka Lelaki di Kota Medan dari Tahun ke Tahun Makin Berkembang

Senin, 31 Juli 2017 21:15 WIB
Waduh, Lelaki Suka Lelaki di Kota Medan dari Tahun ke Tahun Makin Berkembang
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumatera Utara (Sumut) Ramadhan mengungkapkan, meskipun tidak kelihatan secara gamblang, namun perilaku seksual Lelaki Suka Lelaki (LSL) di Kota Medan setiap tahunnya cenderung berkembang. Menurutnya, kelompok ini akan terus mencoba untuk menambah jumlah anggotanya, supaya kedepannya bisa semakin bertambah banyak.
 
"Dalam survei yang pernah KPA lakukan, diketahui bahwa anggota LSL ini memiliki sebuah kata kunci yang mereka pegang. Meski tidak bisa berkembang biak, tetapi bisa untuk bertambah banyak," ujar Ramadhan kepada wartawan, Senin (31/07/2017).
 
Dengan kata kunci tersebut, jelas Ramadhan, komunitas LSL akan terus mensosialisasikan sudut pandangnya untuk menjaring anggota baru. Umumnya, media yang kerap mereka gunakan adalah media sosial."Di Medan, komunitas LSL ini memang masih sangat tertutup. Mereka hingga saat ini belum berani untuk tampil secara vulgar di masyarakat," jelasnya.
 
Berdasarkan catatan yang dimiliki oleh KPA Sumut, pada Survei Cepat Perilaku (SCP) yang dilakukan pada 2014, jumlah LSL di Kota Medan terdapat sebanyak 1.680 orang. Jumlah ini, diprediksi sudah semakin meningkat seiring berjalannya waktu.
 
Padahal, sambung Ramadhan, faktor resiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS salah satunya adalah LSL. Sebab, metode seksual yang mereka lakukan ini sangat rentan untuk terjadinya luka dan infeksi, sehingga memicu penularan penyakit HIV/AIDS."Karenanya kita berharap komunitas ini tidak berkembang di Kota Medan. Sebab, selain dari sudut pandang agama dan sosial menyimpang, perilaku ini juga merupakan populasi beresiko tinggi HIV/AIDS," terangnya.
 
Namun Ramadhan menghimbau, agar masyarakat tidak merespon keberadaan komunitas ini dengan sikap yang negatif. Melainkan dengan sikap pendekatan yang persuasif."Meskipun menolak, tapi jangan menyikapi mereka secara brutal. Tapi lebih melalui pendekatan-pendekatan untuk membimbingnya," pungkasnya.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Pemujaan Bodhisatva Kwan Im di Vihara Bodhigaya Medan, Ajang Penguatan Iman dan Kebersamaan Umat Buddhis Tamil
Seminar Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Bahan Obat dan Kosmetik di Pematangsiantar
Mantan Bek Timnas Rusia, Aleksei Bugayev, Tewas dalam Perang di Ukraina
Motor Siswi Tewas dalam Karung di Sergai Digadaikan Pelaku Rp 500 Ribu
Pegawai Dinas Kesehatan Medan Rayakan Natal dengan Khidmat dan Penuh Sukacita
Ada 9.878 Kasus HIV AIDS di Medan, 5.813 Orang Jalani Pengobatan dengan ARV
komentar
beritaTerbaru
hit tracker