Kamis, 25 Juni 2026

Bupati Deli Serdang Resmikan Toko Tani Indonesia Centre

Kamis, 15 Juni 2017 22:45 WIB
Bupati Deli Serdang Resmikan Toko Tani Indonesia Centre
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dalam rangka mendukung stabilitas pasokan dan harga bahan pangan khususnya beras di tingkat petani produsen dan konsumen, Bupati Deli Serdang  H Ashari Tambunan meresmikan Toko Tani Indonesia (TTI) Centre  Kabupaten Deli Serdang ditandai  penandatanganan batu prasasti di Gedung Royyan, pusat oleh-oleh di Jalan Sultan Serdang, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis arah menuju Bandara Kuala Namu, Kamis (15/06/2017).
 
Hadir bersama Bupati, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Yunita Ashari Tambunan dan Asdiana Zainuddin, Ketua DPRD Deli Serdang Ricky Prandana Nasution SE, Dan Brigf 7R Kol Inf  Dody Tri Winarto dan Unsur FKPD lainnya, Kabid  Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan  Sumut  Ir A Syafri Nasution, Asisten II Hj Saadah Lubis  MAP, Kadis Ketahanan Pangan  Ir Sarifah Alwiyah MM beserta  SKPD lainnya dan para Camat  se-Kabupaten Deli Serdang.
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa peresmian TTI Deli Serdang Centre ini adalah upaya bersama  guna memotong mata rantai pasok pangan  yang panjang, bertujuan  untuk menjaga stabilnya harga  sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat sekaligus dalam rangka diversifikasi komoditas  pokok  yang diharapkan  dapat  membantu memenuhi  kebutuhan masya-rakat  selain beras  seperti gula, minyak makan dan komoditi  lainnya  dengan  harga dibawah harga pasar.
 
"Pemkab Deli Serdang mengapresiasi  gagasan Toko Tani Indonesa ini, dan berharap daerah ini dapat dijadikan sebagai TTI Centre. Saya ucapkan terimakasih  kepada semua pihak  khususnya Gapoktan, Bulog, PT Medan Sugar Industri, H Madroy selaku owner Royyan oleh-oleh yang secara sukarela mendukung program ini dengan menyediakan  pasokan produk  dengan harga produsen," jelas Bupati.
 
Kadis Ketahanan Pangan Kab Deli Serdang Sarifah menambahkan, bahwa  TTI Centre  ini pada dasarnya adalah pengembangan dari program pemerintah pusat yang di mulai pada tahun 2016. Di mana  sebagai salah satu upaya menekan  gejolak harga  di tingkat kon-sumen dengan jalan memotong mata rantai perdagangan bahan pangan  pokok khususnya  beras dari petani langsung ke pedagang eceran tanpa harus melalui midle trader.
 
Dijelaskan juga bahwa Pemerintah melalui Dewan Ketahanan Pangan yang diketuai langsung Presiden untuk tingkat pusat, Propinsi, Kabupaten dan Kota, melakukan program Pengembangan Usaha Pangan Masyarkat (PUPM) di mana menunjuk Gapoktan sebagai pemasok kebutuhan masyarakat bekerjasama dengan pedagang kecil pemilik warung/toko/kios yang selanjutnya disebut Toko Tani Indonesia (TTI) untuk memasarkan beras petani dengan harga yang telah ditentukan (Rp.7700/Kg dari Gapoktan Rp 8000/Kg di TTI). 
 
"Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan (Pusat) Dinas (Daerah) selaku sekretaris dari Dewan Ketahanan Pangan. Untuk Deli Serdang ada 14 Gapoktan pemasok dan 30 TTI mitra yang di antaranya 10 TTI di Kota Medan dan 20 TTI di beberapa kecamatan di Deli Serdang," pungkasnya menyebutkan. (BS05)
 

Tags
beritaTerkait
Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar
SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah
Hadapi Krisis Pangan Global, Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus
Walikota Medan Tinjau Berastagi Supermarket dan Temukan Permen Tidak Jelas Tanggal Kadaluarsanya
Malaysia-Filipina Krisis Pangan, Bapanas Sebut RI Surplus Stok Beras 5 Juta Ton
Bulog Gandeng Tentara Serap Gabah, Kodim Bakal Dilibatkan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker