Minggu, 26 Juli 2026

Heboh Diduga Bom di Aspol Menteng Medan, Ternyata Isi Kopernya Ini

Sabtu, 10 Juni 2017 19:30 WIB
Heboh Diduga Bom di Aspol Menteng Medan, Ternyata Isi Kopernya Ini
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Warga yang tinggal di Asrama Polisi (Aspol) Pasar Merah, Jalan Menteng, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Denai, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga bom, Sabtu (10/06/2017). Namun setelah diperiksa, ternyata koper tersebut bukan benda yang bikin warga Kota Medan heboh.
 
"Sekira jam 12.00 wib, tas koper warna merah diamankan Jibom dan diboyong ke Mako Detasemen Gegana Brimob Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah diperiksa, ternyata isinya bukan bom atau bahan peledak, melainkan sebuah setrika, 3 buah kipas tangan, sebuah ambal dan sebuah kain bakal batik merk angkasawan warna biru. Dan itu sudah diserahkan ke Polsek Medan Area," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Sabtu (10/06/2017).
 
Rina menjelaskan, kejadian ini bermula ditemukannya sebuah tas koper warna merah yang diduga bom di samping rumah salah seorang warga S Simamora, Blok T, No.12, tepatnya di belakang Gereja Oikumeme, Sabtu (10/06/2017) pagi, jam 08.30 WIB.
 
Berdasarkan keterangan saksi Dameria br Situmorang (54), warga Aspol, lanjut Rina, menyebutkan sesaat sebelum tas koper itu ditemukan, terlebih dulu ada seorang wanita sekira umur 18 tahun pakai baju kaos lengan pendek warna hitam putih dan celana jeans warna hitam, rambut pendek, kulit sawo matang, dengan membawa tas koper warna merah tersebut dengan berjalan kaki, menanyakan rumah salah seorang warga bermarga Hutagalung, No.52.
 
"Jadi ada perempuan yang bertanya ke saksi rumah salah seorang warga di situ, lalu dijawab saksi kalau rumah No.52, tidak ada. Tapi kalau rumah Marga Hutagalung ada. Selanjutnya yang bersangkutan pergi meninggalkan saksi. Setelah itu, saksi melihat ai perempuan tadi pergi dengan berjalan kaki meninggalkan Asrama Pasar Merah. Namun saksi melihat, koper warna merah milik wanita itu sudah berada di pinggir jalan samping rumah warga S Simamora, Blok T, No.12, tepatnya di belakang gereja Oikumene," papar Rina.
 
Penemuan tas koper tersebut langsung menjadi perbincangan warga sekitar, termasuk S Simamora. "Jadi warga S Simamora yang rumahnya tak jauh dari koper merah diduga bom itu mendengar ribut-ribut di samping rumahnya. Lalu dia keluar dan melihat tas koper itu. Dia kemudian berinisiatif melaporkan hal itu ke kepala lingkungan (kepling) setempat, E Siagian. Lantas keduanya melaporkan hal itu ke Polsek Medan Area," terangnya lagi.
 
Mendapat laporan itu, personel Polsek Medan Area yang dipimpin langsung Kapolseknya, Kompol M Arifin meluncur untuk menga-mankan lokasi dengan memasang police line menunggu Team Jibom dari Brimobdasu.Baru sekira pukul 10.10 WIB, Team Jibom Brimob Poldasu dipimpin Kanit Jibom Iptu Masmur Sitepu tiba dilokasi dilanjutkan pelaksanaan X RAY pada tas koper warna merah. Selanjutnya, petugas Jibom mengamankan koper tersebut ke Mako Gegana Brimob Polda Sumut untuk diperiksa. (BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Bom Sisa Zaman Penjajahan Ditemukan di Tanjung Balai
Jenderal Rusia Tewas Dibom Ukraina, Putin Akui Kegagalan Keamanan
Satgas Puter Pulau Deli Temukan  Kapal Pengebom Ikan Ilegal
 Ketua Indonesia Police Watch Minta Kapolda Sumut Serius Ungkap Pelemparan Bom Molotov di Rumah Wartawan di Deli Serdang
 Kapolrestabes Medan Tekankan Kepada Anggota Waspada Teror Mako
 Kunjungi Polsek Percut Sei Tuan, Kapolrestabes Medan Tekankan Kepada Anggota Tetap Waspada Teror Bom
komentar
beritaTerbaru
hit tracker