Selasa, 02 Juni 2026

Ketua Fraksi PKS : Waspada, Indonesia Darurat LGBT

Senin, 22 Mei 2017 15:11 WIB
Ketua Fraksi PKS : Waspada, Indonesia Darurat LGBT
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Penggerebekan kasus prostitusi kaum gay (Pesta Seks Homoseksual LGBT) dengan nama event "THE WILD ONE" di daerah Kelapa Gading yang dilakukan Resmob Polres Jakarta Utara mendapatkan perhatian serius dari Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. Dalam penggerebekan tersebut aparat mengamankan 141 orang yang melanggar UU No 4 Th 2008 tentang Pornografi.
 
Jazuli mengatakan perilaku mereka sangat memprihatinkan dan membahayakan generasi bangsa. LGBT dan homoseksual jelas bertentangan dengan Pancasila, konstitusi, dan peraturan perundang-undangan kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya luhur, dan perikemanusiaan (fitrah manusia). Ini juga menandakan bahwa Indonesia darurat LGBT.
 
"Pesta seks sesama jenis ini jelas sangat memprihatinkan. Kita semua harus waspada jangan sampai menular kepada generasi bangsa. Rusak generasi kita jika virus ini menyebar kepada anak-anak kita," kata Jazuli.
 
Tak lupa, Anggota Komisi I ini mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang telah berhasil membubarkan dan menindak para pelaku. Tentu kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat harus lebih ditingkatkan agar perilaku menyimpang ini bisa dideteksi dan dicegah sejak dini.
 
"Pemerintah pusat maupun daerah, aparat penegak hukum, ormas/LSM, tokoh masyarakat, alim ulama serta seluruh komponen masyarakat harus aktif menjalin kerjasama untuk mencegah becana sosial akibat perilaku menyimpang kaum homoseksual ini demi menyelamatkan generasi bangsa," tegas Jazuli.
 
Anggota DPR Dapil Banten ini menilai perilaku homoseksual dan LGBT menandakan semakin pentingnya penanaman nilai Pancasila khususnya nilai agama sebagai amanat sila pertama kepada generasi bangsa. 
 
"Mari kita didik anak-anak kita untuk mengenal Allah, mengenal agama yang mengajarkan fitrah kemanusiaan, sehingga selamat dari perilaku yang menyimpangi fitrah manusia," kata Jazuli.
 
Selain itu, lanjut Jazuli, perilaku LGBT juga tidak lepas dari masifnya budaya liberal yang menyusup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akibatnya perilaku generasi bangsa semakin permisif dan menganut kebebasan tanpa batas.
 
"Budaya liberal, permisif, serta kebebasan tanpa batas menyuburkan benih-benih LGBT. Kita semua harus mencegah penyebaran budaya ini karena jelas menyalahi karakter kebangsaan kita sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945," pungkas Jazuli.(rel)

Tags
beritaTerkait
Pemujaan Bodhisatva Kwan Im di Vihara Bodhigaya Medan, Ajang Penguatan Iman dan Kebersamaan Umat Buddhis Tamil
Mantan Bek Timnas Rusia, Aleksei Bugayev, Tewas dalam Perang di Ukraina
Pj Gubernur Sumut Medan Festival Fashion Jadi Ajang Kreativitas dan Inovasi Para Desainer
Dewan Kehormatan ICMI Pusat Apresiasi Sikap Bobby Nasution Tolak LGBT
Jalan Sehat Bersama Ratusan Masyarakat, Edy Rahmayadi Harapkan Olahraga Jadi Gaya Hidup
Guru Wajib Kenali Gaya Belajar Siswa, Dosen Universitas Muslim Nusantara Sosialisasi di SMP An Nizam Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker