Minggu, 26 April 2026

Cegah Isu Sara Lewat Medsos, Kemenag Kabupaten Asahan Gelar Diskusi Lintas Umat

Sabtu, 20 Mei 2017 22:30 WIB
Cegah Isu Sara Lewat Medsos, Kemenag Kabupaten Asahan Gelar Diskusi Lintas Umat
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan Hayatsyah didampingi Ka Subbag Tata Usaha Mahmudin membuka secara resmi acara Diskusi Lintas Umat Mencegah Isu Sara melalui Media Sosial/Informasi Transaksi Elektronik Tahun 2017 di Hotel Sabty Garden jalan Diponegoro Kisaran, Sabtu (20/05/2017).
 
Hayatsyah menyampaikan bahwa tanggung jawab dalam pembinaan kehidupan beragama tidak dapat semata-mata dibebankan kepada Pemerintah (Kemenag-red). "Umat beragama sendirilah yang pertama-tama dan terutama harus memikul tanggung jawab itu. Pemerintah lebih banyak berperan sebagai kekuatan penunjang dan memberikan kesempatan agar pelaksanaan ibadah itu dapat berjalan dengan tenang dan tenteram," ujarnya dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
 
Usaha nyata pemerintah khususnya di Kemenag Kabupaten Asahan terhadap kerukunan umat beragama, lanjutnya, adalah mengada-kan silaturahmi Hari Raya/Besar lintas agama, mengadakan dialog pemuda lintas agama, peningkatan wawasan multikultural bagi guru agama, peningkatan wawasan multikultural bagi penyuluh agama dan pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama .
 
"Agama merupakan hak asasi manusia yang paling mendasar sehingga setiap orang berhak untuk menganut agama yang paling ia yakini dan tidak boleh memaksakan kehendak. Agama merupakan simpul terkuat bagi Integrasi Nasional, jika agama yang dipermasalahkan maka sangat mudah menyulut api permusuhan dan mengganggu keharmonisan bangsa," papar Hayatsyah.
 
"Maka dari rambu-rambu hidup antar umat beragama mesti ada. Bila tidak maka agama yang semestinya mendatangkan kedamaian malah akan mendatangkan pertikaian dan pertumpahan darah atas nama pembelaan agama. Mari kita bersatu demi keselamatan nusa, bangsa dan negara yang kita cintai Indonesia. Jangan mudah terprovokasi ataupun terpecah belah dengan isu yang berkembang, bagi kamu agamamu dan bagiku agamaku," sambung Hayatsyah.
 
Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari beberapa tokoh agama baik dari agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Khonghucu.Acara ini diisi narasumber dari Kepolisian Resort Asahan yang membahas peranan dan wewenang Polri dalam mencegah isu sara melalui media sosial, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Asahan dengan bahasan cara mencegah isu sara melalui media sosial.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Kolaborasi Bank Sumut dan Media Kunci Pembangunan Daerah yang Berkah
53 Sekolah Rakyat Segera Hadir, Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kurikulum
Menkomdigi Ungkap Prabowo Minta Aturan Medsos Terkait Anak Dikebut 2 Bulan
Menkomdigi Akan Keluarkan Aturan Pemerintah soal Batas Usia Akses Medsos
OIKN Sebut Sarana Prasarana ASN di IKN Siap Digunakan Tahun Ini
komentar
beritaTerbaru
hit tracker