Jumat, 19 Juni 2026

Ini Peringatan dari Polisi, Pelanggar Lalin di Operasi Patuh Toba Akan Dilakukan Tindakan

Selasa, 09 Mei 2017 22:10 WIB
Ini Peringatan dari Polisi, Pelanggar Lalin di Operasi Patuh Toba Akan Dilakukan Tindakan
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2017 di Lapangan Benteng Medan, Selasa (09/05/2017). Razia dengan sandi Operasi Patuh Toba 2017 ini berlangsung 14 hari, mulai 9 Mei hingga 22 Mei 2017 serentak di seluruh daerah.
 
Razia ini dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam tertib berlalu lintas, sekaligus menjaga keamanan di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Hadir dalam apel ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kasdam I/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto, Walikota Medan Dzulmi Eldin, mewakili Kajati Sumut, mewakili Dan Lantamal I, mewakili Pangkosek Hanudnas III Medan, Dinas Perhubungan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, tokoh masyarakat lainnya dan undangan.
 
Gubsu menyebutkan, sebelumnya Polri telah melakukan Operasi Simpatik Toba yang menekankan akan teguran. Maka pada Operasi Patuh Toba ini, Polri memprioritaskan penindakan kepada pengendara yang tidak taat aturan. "Ya harapan pada operasi ini, kita pengedara bermotor mematuhi peraturan tertib berlalu lintas dan dijadikan budaya," terang Erry.
 
Gubsu juga mengatakan, digelarnya Operasi Patuh Toba ini karena permasalahan lalu-lintas berkembang cepat dan dinamis. Sekarang ini, di era digital masyarakat bisa memesan angkutan publik via ponsel, dan modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas untuk mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari modernisasi transportasi.
 
Gubsu berharap, operasi Patuh Toba bisa mewujudkan keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik."Keselamatan dalam berlalu lintas sering diabaikan, bahkan dianggap tidak penting oleh pengguna lalu lintas, baik itu pejalan kaki, pengendara sepeda motor maupun pengguna jalan lainnya," kata Erry.
 
Pernyataan Erry itu ditunjang dengan data kepolisian. Pada Operasi Patuh 2016 tercatat 2,542 kejadian kecelakaan. Jumlahnya mengalami peningkatan 132 kejadian dibanding 2015 lalu, yakni 2,410 kejadian.Korban meninggal dunia 2016 terdata 412 orang, mengalami penurunan sebanyak 76 kasus atau 18 persen dibandingkan tahun 2015 (meninggal 488 orang, luka berat 724 orang). Namun jumlah pelanggar lalu lintas meningkat dari 74.195 pelanggar (pada 2015) menjadi 750.107 pelanggar (2016).
 
Sementara, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan operasi ini menitikberatkan kepada penegakkan hukum dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat, bukan untuk meningkatkan ketakutan masyarakat.
 
"Saya mohon kepada masyarakat Medan dan Sumut, mari kita patuhi peraturan lalu lintas untuk jadi pelopor kepatuhan dan kesalamatan lalu lintas. Operasi ini digelar bukan untuk membuat takut masyarakat kepada petugas. Jangan ada razia, baru mematuhi lalu lintas," jelas Rycko. Dia berharap, operasi ini mampu merubah budaya masyarakat menjadi lebih tertib berlalu lintas. Kepatuhan yang menjadi kebutuhan setiap pengendara. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
komentar
beritaTerbaru
hit tracker