Minggu, 26 April 2026

Sampah Menumpuk di Sungai Paluh Kemiri, Warga Dihantui Banjir

Rabu, 22 Februari 2017 15:41 WIB
Sampah Menumpuk di Sungai Paluh Kemiri, Warga Dihantui Banjir
beritasumut.com/BS05
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Warga Desa Paluh Kemiri Kecamatan Lubuk Pakam jadi resah. Soalnya sungai Paluh Kemiri yang melintasi kampung mereka dipenuhi sampah kiriman yang mengalir dibawa arus sungai saat hujan.
 
Warga pun dihantui rasa takut bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi maka air sungai akan meluap dan banjir melanda kampung yang dihuni ratusan kepala keluarga.
 
Pantauan wartawan di lokasi, Rabu (22/02/2017) tumpukan semakin bertambah menumpuk itu terlihat sudah sangat mengkhawatirkan. Apalagi disaat curah hujan dengan intensitas tinggi berakibat air sungai Paluh Kemiri akan meluap dan membanjiri kawasan pemukiman penduduk.
 
Hermawan (34) warga yang tinggal di Lingkungan III Desa Paluh Kemiri Kecamatan Lubuk Pakam mengaku sangat khawatir jika air sungai meluap dan banjir terjadi akibat menumpuknya sampah di sungai Paluh Kemiri.
 
Padahal menurut pedagang itu, sampah itu kebanyakan sampah kiriman dari luar Desa Paluh Kemiri yang dibawa arus air. Hermawan juga mengharapkan kepedulian Camat Lubuk Pakam untuk melakukan pembersihan sungai Paluh Kemiri dengan alat berat untuk mencegah terjadinya banjir.
 
"Kami di sini taku dan resah, apalagi sekarang ini hujan sering datang. Deras dan lama pulak itu. Kalau sampah itu tak diangkat lama kelamaan bisa sumbat sungai ini. Kebanjiran lah kami," keluh Hermawan.
 
Dilanjutinya lagi, sungai yang berada tak jauh dari kediamannya itu sudah sekira 3 tahun tidak dibersihkan. Bahkan beberapa bulan lalu pernah dibersihkan namun tidak seluruh nya sungai itu dibersihkan sampai ke Desa Bakaran Batu.
 
Tak hanya itu, warga sekitar alur sungai Paluh Kemiri juga mengeluhkan jika dari tumpukan sampah itu kerap mengeluarkan aroma busuk dan mengganggu kenyamanan. “Entah sampah apa saja disitu, bau kali lah apalagi ada bangkai hewan dan kotoran manusia. Maunya pihak Kecamatan Lubuk Pakam bisa mengerti kondisi disini lah,” sebutnya. (BS05)

Tags
beritaTerkait
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
Tinjau PSEL di Benowo, Menko AHY: Infrastruktur Pengelolaan Sampah Lewat Teknologi Diperkuat
Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Gubernur Sumut Bantu Perbaikan dan Penanganan Pascabanjir
komentar
beritaTerbaru
hit tracker