Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Demi uang Rp 10 juta, Muntasir (36) warga Dusun Lhoek Rawa, Kabupaten Bireuen Aceh nekat menjadi kurir narkoba dengan cara berusaha menyelundupkan sabu seberat 305 gram di selangkangannya.
Namun apes, penumpang Lion Air nomor penerbangan JT 959 tujuan Pelembang transit Batam itu akhirnya diamankan petugas di Security Chek Point (SCP) I pada Senin (23/1/2017). Janji upah yang tak seberapa itu membuatnya bakal lama meringkuk di jeruji besi.
Saat ditemui di Security Building Bandara Kuala Namu, Muntasir yang bekerja ditambak udang itu mengaku disuruh Karon untuk mengirimkan sabu ke Palembang. Menurut Muntasir, sabu tersebut diperolehnya dari Karon di Bireuen, Aceh pada Minggu (22/1/2017).
Muntasir yang baru pertama kali mengirimkan sabu ini mengaku dirinya dijanjikan upah Rp 10 juta. “Aku baru kali ini jadi kurir sabu, aku dijanjikan upah Rp 10 juta tapi baru aku terima Rp 3 juta tadi malam,” ujar anak ketiga dari delapan bersaudara ini.
Lanjut Muntasir, dirinya nekat menjadi kurir sabu karena tergiur upah. “Aku tergiur upah makanya mau jadi kurir. Sembunyikan sabu di selangkangan merupakan ide uda Karon. Aku juga mengonsumsi sabu sejak dua bulan yang lalu,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Keamanan Bandara Kuala Namu Kuswadi menegaskan untuk pemeriksaan lebih lanjut pihaknya menyerahkan Muntasir serta barang bukti ke Satuan Norkoba Polres Deli Serdang. “Untuk pemeriksaan lebih lanjut Muntasir diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Deli Serdang,” tegasnya. (BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar