Rabu, 19 Agustus 2026

Gubsu Bersyukur Masih Berkesempatan Berbakti Kepada Ibunda yang Berusia 93 Tahun

Senin, 16 Januari 2017 23:15 WIB
Gubsu Bersyukur Masih Berkesempatan Berbakti Kepada Ibunda yang Berusia 93 Tahun
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubernur Sumut HT Erry Nuradi dan Ibundanya HT Rafiah
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi Msi merasa amat bersyukur atas kesempatan yang diberi Sang Pencipta, karena masih diberi kesempatan berbakti kepada kepada sang Ibunda Hj Tengku Rafiah yang genap berusia 93 tahun.
 
“Saya sangat bersyukur hingga saat ini masih diberi kesempatan berbakti kepada Ibunda. Saya sangat beruntung, hingga saat ini masih didoakan Ibunda,” ujar Gubsu pada acara syukuran ulang tahun sang Ibunda yang ke 93 di Gubernuran, Minggu (15/01/2017).
 
Hadir dalam kesempatan itu Hj Evi Diana Erry Nuradi, kakak kandung/ipar Gubsu beserta kerabat serta jajaran pimpinan SKPD Provsu, Pimpinan Pesantren Tahfidzul Quran Jabal Noor K H Zulfikar Hajar dan KH Amiruddin MS. Syukuran diisi dengan pengajian dan ceramah agama oleh Buya K H Amiruddin MS. Turut hadir pula 93 anak yang terdiri dari penghafal Al Quran dan yatim/piatu yang ikut melantunkan ayat suci alquran dan doa untuk sang Ibunda. 
 
Hj Tengku Rafiah adalah ibu dari tujuh putra dan putri. Uniknya, dua diantara putra Hj Tengku Rafiah pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara yaitu Almarhum H T Rizal Nurdin dan HT Erry Nuradi. “Mungkin hanya ibu saya yang memiliki dua anak menjabat Gubernur di Sumatera Utara ini,” kata Erry.
 
Ibunda Gubsu Erry Hj T Rafiah kini dikaruniai 18 orang cucu yang sudah beranjak dewasa serta empat orang cicit yang sebagian sudah berusia remaja. Gubsu Erry adalah putra bungsu Hj T Rafiah yang dilahirkannya pada usia ke 40. Meski sudah berusia lanjut, menurut Gubsu sang Ibunda masih memiliki ketajaman ingatan. “Hobbynya sampai sekarang adalah mengisi Teka-Teki Silang,” ujar Erry sambil tersenyum.
 
Erry menceritakan kebiasaan sang Ibunda mendoakan anak, cucu dan cicitnya. “Kalau waktu Maghrib sampai Isha, Ibu tidak bisa diganggu, karena dia membacakan doa untuk semua anak dan cucu serta cicit,” katanya.
 
Diceritakan Erry, Ibunya masih ingat dengan kejadian-kejadian masa lalu. Misalnya rumah dinas yang dihuni Gubsu di Jalan Tengku Daud saat ini, menurut Ibunda dulunya ditempati oleh warga Belanda. “Ibu bahkan masih ingat nama orang Belanda itu. Dia hafal karena kami dulu tinggal tidak jauh, tepatnya di Jalan Cik Di Tiro,” kata Erry.
 
Gubsu kemudian terkenang sosok ayahanda, Almarhum H Nurdin yang dulu pernah menjabat sebagai atase pertahanan RI di Singapura. “Ayah pensiunan dini dan pada tahun 1958 kembali ke Sumut, kemudian menjadi pengusaha. Dan pada tahun  1971 menjadi anggota DPR RI bersama-sama H Adam Malik,” ujar Gubsu.
 
Dalam kesempatan itu, Gubsu memohon doa kepada hadirin agar sang Ibunda diberi kesehatan dan umur yang berkah. Kepada sang Ibunda, Gubsu juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas segala pengorbanan yang sudah dilakukan melahirkan dan merawatnya hinga bisa menjadi seperti saat ini. “Saya sangat bahagia dan bersyukur, sampai sekarang masih didoakan Ibu,” ujarnya. (BS03) 

Tags
beritaTerkait
Arman Chandra Menerima IKAL Aceh untuk Memperkokoh Ketahanan Nasional
KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
Kadin Sumut Jalin Kerja Sama dengan Kamar Dagang Belarus, Bidik Pasar Eropa Timur
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
Dukung Kelancaran Distribusi Energi, Pertamina Sumbagut Perkuat Sinergi dengan BIN Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker