Minggu, 10 Mei 2026

Krematorium di Binjai Kini Mulai Meresahkan Warga

Jumat, 13 Januari 2017 17:30 WIB
Krematorium di Binjai Kini Mulai Meresahkan Warga
BERITASUMUT.COM/BS08
Krematorium Brahrang di Marcapada Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Krematorium Brahrang di Marcapada Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, kini mulai meresahkan warga. Pasalnya, asap kremasi atau pembakaran jenazah tersebut membuat warga jatuh sakit. Menindaklanjuti keluhan warga itu, Ketua Komisi B DPRD Binjai, Jonita Agina Bangun, turun ke lokasi guna menyerap langsung aspirasi warga dan melihat bangunan krematorium milik warga turunan Tionghoa tersebut, Jumat (13/01/2017).
 
Ketika berada di lokasi, Jonita bertemu dengan sejumlah warga. Berdasarkan penuturan warga setempat, setiap kali kremasi dilakukan asap akan menyebar ke pemukiman. Dewi (28), salah satu warga yang diduga sakit akibat polusi kremasi tersebut, kepada Jonita mengatakan, dia tinggal di sekitar gedung kremasi sejak tiga tahun lalu.
 
"Semenjak saya tinggal di sekitar lokasi ini saya menderita sakit selama satu tahun setengah," ucap Dewi. Diakui Dewi, di saat pembakaran berlangsung bau tak sedap langsung menyengat. "Banyak warga yang tidak tahan dengan bau tak sedap itu. Bahkan tak sedikit warga mual dan batuk saat menghirup asapnya," beber Dewi. 
 
Karena itu, Dewi dan warga lain yang sudah lama tinggal di lokasi berharap agar cerobong asap ditinggikan. "Kalau tidak ditinggikan pernapasan warga akan terganggu," sambungnya.
 
Hal senada juga dikatakan Jujur AG, yang juga warga setempat. "Sebelum lokasi kremasi itu dibangun, pihak pengelola memang ada meminta izin kepada warga. Tapi waktu itu pengelola berjanji tidak akan mengeluarkan asap, makanya warga setuju. Tapi setelah beroperasi, asap dimana-mana dan membuat warga batuk," katanya.
 
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Binjai, Jonita Agina Bangun, saat dikonfirmasi, mengatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut. "Kita meminta surat keberatan atau keluhan dari warga terlebih dahulu. Selanjutnya, berdasarkan surat warga itu kami dari Komisi B akan mengundang Dinas Lingkungan Hidup," ujar Jonita.
 
Kemudian lanjutnya, mereka akan meninjau langsung seperti apa kondisi Krematorium itu. "Kita berharap, permintaan warga untuk meninggikan cerobong asap Krematorium tersebut dapat dilaksanakan oleh pengelola," harap Jonita. (BS08)

Tags
beritaTerkait
Pemko Binjai Tandatangani MoU dengan Kemnaker RI, Sinergikan Data Ketenagakerjaan untuk Perluas Akses Kerja dan Pelatihan
Pimpin Rapat Kerja Perdana Tahun 2025, Walikota Binjai Tekankan Pentingnya Kerjasama Semua Pihak
Perkuat Kebersamaan dan Keimanan, DP Korpri Kota Binjai Gelar Tausyiah Ramadan
Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara
Walikota Binjai Terima Audiensi dari Kementerian Agama Binjai
Tol Binjai-Langsa Seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan Resmi Dibuka Operasional Tanpa Tarif
komentar
beritaTerbaru
hit tracker