Minggu, 19 April 2026

Akunya Mau Pindah Agama, Lelaki Ini Malah Tinggalkan Ransel di Gereja Marindal

Jumat, 23 Desember 2016 21:15 WIB
Akunya Mau Pindah Agama, Lelaki Ini Malah Tinggalkan Ransel di Gereja Marindal
BERITASUMUT.COM/IST
Syamsari, terduga teroris yang diamankan Polsek Patumbak
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Beralasan ingin pindah agama, Syamsari alias Ari (24) pria asal Kampung Karang Anyer, Kecamatan Langsa, Provinsi Aceh, ini mendatangi Gereja Bethel di Jalan Marindal/Bajak II-H, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (22/12/2016) malam sekitar pukul 21.30 wib. Namun kejanggalan terjadi saat Ari meninggalkan ranselnya dengan sengaja di rumah ibadah tersebut.
 
Aksi dan gerak-geriknya yang mencurigakan dipergoki dua warga sekitar gereja, yakni M Riski Nasution (22) warga Jalan Bajak 5 Ujung, Kecamatan Medan Amplas, dan Rahmad Suryadi Nasution (21) warga Jalan Bajak II-H, Kecamatan Medan Amplas. Kala itu, kedua saksi yang sedang berada di sekitar gereja yang didatangi pelaku.
 
"Saat itu, kami lagi berdiri-diri di samping gereja itu. Kemudian datang pelaku (Syamsari) menghampiri kami dan menanyakan apakah gereja ini ada penghuninya. Lalu kubilang ada karena ada kereta dan mobil," kata Riski.
 
Merasa curiga, Riski kembali bertanya kepada pelaku. "Aku sempat curiga sama dia, makanya kutanya lagi ada kepentingan apa abang di Gereja Bethel itu. Terus katanya, mau jumpai kawan karena dia mau pindah agama. Lantaran dia mau pindah agama, kusuruh aja dia masuk ke dalam gereja tersebut," imbuh Riski seraya mengatakan sebelum masuk ke dalam gereja, pelaku juga sempat ditanyai jemaat gereja.
 
Namun selang beberapa menit pelaku memasuki dalam gereja, seorang jemaat tampak berlari keluar dari dalam gereja sambil berteriak ada teroris dan menghampiri Riski dan Rahmad. "Jemaat itu nanya sama kami, apakah ada melihat orang yang membawa tas ransel masuk ke dalam gereja tadi. Lalu kubilang ada, tapi dia barusan keluar tanpa membawa tas ranselnya lagi. Itu dia masih di luar pagar gereja," jelas Rahmad.
 
Melihat hal tersebut, jemaat gereja tersebut spontan berteriak ada teroris. "Ada teroris, pria tadi itu adalah teroris," teriaknya. Akibat teriakan itu, para jemaat lainnya pun lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri. Sedangkan jemaat lainnya berhasil menangkap pelaku dan menghubungi pihak kepolisian dari Mapolsek Patumbak.
 
Sejurus kemudian, sejumlah personel Polsek Patumbak tiba di lokasi dan langsung melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan terlapor. Setelah dipastikan tidak ada bom ataupun bahan peledak di dalam tas ransel milik pelaku, kemudian polisi mengamankan pelaku ke Mapolsek Patumbak, guna penyelidikan selanjutnya.
 
Sementara itu, Kapolsek Patumbak AKP Afdhal Junaidi memaparkan "Hasil pemeriksaan tas ransel milik pelaku tidak ditemukan adanya bom ataupun bahan peledak. Di dalam tas itu hanya berisi baju kemeja 2 potong, kacamata 2, charger HP, Handset, 3 kartu HP dengan Nomor 082370385623, 082367154617 dan 1 satu kartu HP Tri," paparnya di Mapolsek Patumbak, Jumat (23/12/2016).
 
Kapolsek Patumbak mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Ulim Langsa Iptu M Daud tentang identitas pelaku. "Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kapolsek Ulim langsa Iptu M Daud untuk mengetahui siapa dan apa motif pelaku sebenarnya datang ke gereja tersebut. Perkembangan terbaru terkait kasus ini, akan saya kabarkan," jelasnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Pegadaian Kanwil 1 Medan Lepas 250 Pemudik Lebaran
Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar
Jalin Silaturahmi dan Sinergitas, KORMI Medan-KoJAM Buka Puasa Bersama
komentar
beritaTerbaru
hit tracker