Selasa, 02 Juni 2026

Gubsu Minta Pemda Alokasikan Dana Brantas Buta Aksara

Senin, 12 Desember 2016 22:30 WIB
Gubsu Minta Pemda Alokasikan Dana Brantas Buta Aksara
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubsu melepaskan balon di acara Hari Aksara Internasional ke-51 tingkat Provinsi Sumatera Utara di lapangan Indrasakti, Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan, upaya pemberantasan buta aksara sudah lebih dari 51 tahun dilaksanakan, namun pada kenyataannya masalah buta aksara terus ada, walaupun telah terjadi penurunan yang sangat signifikan.Data kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, saat ini masih terdapat 5,9 juta warga Indonesia berstatus buta huruf. 
 
"Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah total warga buta huruf pada tahun 2005 yang mencapai 14,89 juta orang," ujar Gubsu Erry Nuradi pada peringatan Hari Aksara Internasional ke-51 tingkat Provinsi Sumatera Utara di lapangan Indrasakti, Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Minggu (11/12/2016).
 
Hadir Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, Walikota Tanjung Balai M Syahrial, wakil Gubsu terpilih Nurhazijah Marpaung, Dandim 0208/AS Letkol Arm Suhono, Plt Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, SKPD Batubara, ulama, tokoh masyarakat, pelajar, guru, ormas dan undangan.
 
Dalam kesempatan itu, Gubsu mengatakan sejalan dengan semangat nawacita rencana kerja kabinet kerja Presiden Joko Widodo, maka target pelaksanaan pemberantasan buta aksara menjadi suatu pekerjaan yang cukup berat
.
“Untuk itu, kepada para Bupati/Walikota saya ingatkan kembali agar mengalokasikan dana APBD untuk kegiatan pemberantasan buta aksara atau program pendidikan non-formal dan informal lainnya di daerah masing-masing sehingga target tersebut dapat kita capai. Hal ini sejalan dengan nota kesepakatan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dengan pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut tahun 2004 yang lalu tentang bantuan dana APBD Propinsi dan APBD Kabupaten/kota untuk penyelenggaraan program pemberantasan buta aksara atau pendidikan non-formal dan informal di Provinsi yang kita cintai ini," tutur Gubsu.
 
Sementara itu, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain OK menambahkan jika tema Hari Aksara Internasional ke-51 tahun 2016 yaitu ‘literasi dan vokasi untuk pembangunan berkelanjutan’, pesan utama dari tema tersebut adalah untuk menunjukkan bahwa keaksaraan bukan hanya sekedar prioritas pendidikan, tetapi investasi yang sangat penting bagi masa depan yang berkesinambungan.
 
"Tema ini selaras dengan semangat nawacita, atau sembilan prioritas program pembangunan pemerintah. Di mana pengembangan pendidikan keaksaraan ke depan harus dikembangkan untuk memperkuat kemandirian secara ekonomi. Untuk itu, dikembangkan program keaksaraan usaha mandiri (kum) dan aksara kewirausahaan sebagai kelanjutan dari program keaksaraan dasar," jelasnya.
 
OK menerangkan jika program lanjutan tersebut dimaksudkan untuk melestarikan kemampuan keaksaraan dasar sekaligus memberikan pendidikan kecakapan hidup, baik soft skill berupa sikap dan karakter, maupun hard skill dalam bentuk keterampilan atau vokasional kepada setiap warga belajar atau peserta program pendidikan keaksaraan.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat
Hadiri Governansi Insight Forum OJK, Pj Gubernur Pamit ke Komunitas Jasa Keuangan dan Perbankan Sumut
 Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024
Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya
Gugatan Edy Rahmayadi soal Hasil Pilgub Sumut di MK Kandas
Anwar Usman Tak Ikut Putuskan Sengketa Pilgub Sumut Sebab Bobby Pihak Terkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker