Kamis, 23 April 2026

Aksi 212 Jumat Besok, Poldasu Gelar Konsolidasi dengan Ulama

Kamis, 01 Desember 2016 06:15 WIB
Aksi 212 Jumat Besok, Poldasu Gelar Konsolidasi dengan Ulama
BERITASUMUT.COM/BS04
Demo yang dilakukan umat muslim di Sumut, beberapa waktu lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Rencana aksi Jumat (2/12/2016) besok atau 212 terkait penistaan agama yang dilakukan Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipusatkan di Masjid Agung Medan dengan doa dan dzikir bersama.Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polisi, MUI dan sejumlah elemen Ormas Islam melakukan konsolidasi di kantor MUI Kota Medan Jalan Amaliun/Jalan Nusantara, Rabu (30/11/2016).
 
"Ini keinginan umat Islam. Aksi dilakukan terkait penghinaan yang dilakukan Ahok. Kami minta Ahok segera ditahan. Kami menyambut baik prakarsa Ormas Islam di Medan," ujar Ketua MUI Kota Medan, M Hatta mengatakan yang mengaku jika sejak 29 Oktober kemarin pihaknya sudah membuat rancangan terkait aksi 212.
 
Salah satu perwakilan Ormas yang hadir dalam konsolidasi tersebut menuturkan, gerakan ini sejalan dengan gerakan di Jakarta untuk mengawal kasus penistaan agama. Dia bilang, siapapun yang menistakan agama harus diberi hukuman yang seharusnya dan memastikan aksi 2-12 di Medan tetap berjalan.
 
"Di Medan berpusat di Mesjid Agung. Kami berharap ada kerjasama antara jemaah dengan Polisi untuk menghindari penyusup saat aksi berlangsung. Tegakkan hukum, untuk penista agama harus diambil tindakan. Kami mendukung tindakan ulama," tegasnya.
 
Sementara itu, adanya kesepakatan antara Polri dan ormas Islam disambut baik oleh Sekretaris Umum DP MUI Sumut Dr M Ardiansyah LC MA. Dia berharap semua komponen masyarakat, tokoh pemuda yang mengikuti jalannya aksi untuk menghargai maklumat yang dikeluarkan."Jangan mudah terprovokasi untuk menjaga NKRI, khususnya kekondusifan Sumatera Utara," serunya.
 
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh warga yang ikut aksi untuk memahami koridor dan meminta pengawalan penuh pihak kepolsian."Kami berharap aksi ini berjalan dengan damai dan mencapai keadilan itu sendiri. Ini adalah reaksi terhadap penistaan Al-Quran. Jika ada yang bilang aksi ini dibayar, itu juga merupakan penistaan. Kalo Ahok lepas, Ketua Dewan Pertimbangan MUI pusat akan menggalang aksi yang lebih besar lagi," jelasnya.
 
Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan maklumat bersama. Jenderal bintang dua tersebut mengimbau agar para pendemo tidak berangkat ke Jakarta dan melakukan aksi di Medan saja. "Kita harus sama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Sumut," pinta Rycko.
 
Dikatakan Rycko, terkait hasil kesepakatan Polri dan Ormas Islam, secara pribadi dirinya telah menghubungi Kabareskrim Mabes Polri dan berkas perkara kasus Ahok sudah dinyatakan lengkap (P21)."Pada 1 Desember, Polri melakukan proses penyerahan tahap dua beserta barang bukti ke Kejagung. Dengan demikian, tuntas pekerjaan Polri dan kemudian masuk ke penuntutan," pungkas Rycko.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Buka Sosialisasi, Walikota Dukung Hadirnya Aplikasi BKMQU yang Digagas MUI Kota Medan
Hadiri Muzakarah Ramadhan, Walikota Binjai: Sambut Ramadhan dengan Iman, Ilmu, dan Amal Terbaik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker