Sabtu, 18 April 2026

Anak Punk di Lubuk Pakam Terjaring Razia

Sabtu, 19 November 2016 10:23 WIB
Anak Punk di Lubuk Pakam Terjaring Razia
beritasumut.com/BS05
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-10 orang anak jalanan atau disebut anak punk terjaring razia yang dilakukan Seksi Trantib Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (18/11/2016) malam.

Adapun kesepuluh anak punk tersebut terdiri dari dua orang perempuan dan delapan orang laki-laki yakni Siti Aisyah (16) warga Kecamatan Galang, Dea Amanda (16) warga Jambi, Mardianto (21) warga Tanjung Morawa, Riski Syahputra (25) warga Belawan, Wawan (20) warga Galang Kota, Dedi Syahputre (25) warga Lubuk Pakam, Zakaria Pratama (23)wrga Citaman jernih Perbaungan, Suhendri (25) warga Bandar Selamat Medan, Indra Bastian Purba (25) warga Tanjung Karang Lampung dan Masdian Pratama (21) warga Desa Batu 8 Pagar Merbau.

Camat Lubuk Pakam, Ismail SSTP MAP mengatakan keberadaan anak punk di seputaran Kecamatan Lubuk Pakam menurut laporan warga sudah sangat meresahkan.

"Sehingga dalam menampung laporan masyarakat tersebut terpaksa kami lakukan pembersihan terhadap anak-anak punk ini dan ini menjadi program kami di Kecamatan Lubuk Pakam," jelasnya, Sabtu (19/11/2016).

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Lubuk Pakam, Ricardo mengatakan mereka ini diamankan dari beberapa titik di Kecamatan Lubuk Pakam, untuk sementara ini akan mendata identitas anak punk dan selajutnya akan dibawa ke karantina di Patumbak.

"Yang selanjutnya kita berikan pembinaan dan pelatihan keterampilan dan setelah masanya kita akan pulangkan ke daerahnya masing-masing," ujarnya.(BS05)

Tags
beritaTerkait
Pelaku Pengganjal Mesin ATM Disergap Tim Jatanras Reskrim Polrestabes Medan
Polda Sumut Tangkap Komplotan Pencurian Modus Ganjal ATM
Polsek Medan Timur Selamatkan Anak Terlantar
Jambore Anak Inklusi 2018: Jangan Ada Lagi Anak Jalanan di Medan
Timnas Sepakbola Anak Jalanan Ikut Piala Dunia di Moscow
Tekan Tingkat Kemiskinan, LPM Unimed Bekali Ekonomi Produktif Anak Jalanan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker