Kamis, 05 November 2026

Lagi, 49 Jemaah Haji Indonesia Berpaspor Filipina Tiba di Tanah Air

Sabtu, 22 Oktober 2016 16:30 WIB
Lagi, 49 Jemaah Haji Indonesia Berpaspor Filipina Tiba di Tanah Air
BERITASUMUT.COM/IST
Sebanyak 49 jemaah haji berpaspor Filipina tiba di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (22/10/2016) dini hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gelombang kedua pemulangan jemaah haji Indonesia yang berangkat haji dengan paspor Filipina berjalan lancar. Sebanyak 49 jemaah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (22/10/2016) dini hari. Sehari sebelumnya, 57 jemaah haji asal Indonesia sudah tiba di Indonesia terlebih dahulu sehingga totalnya menjadi 106 orang.
 
Kedatangan ke-49 jemaah haji ini diterima pihak Kemlu, Kemenag, Imigrasi dan Kepolisian. Pihak Kemlu yang mengawal pemulangan mereka dari Filipina ke Indonesia lalu menyerahkan jemaah kepada pihak Kemenag, sesaat setelah tiba di bandara. Serah terima dilakukan oleh Kasubdit Bantuan Sosial dan Repatriasi Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Kemlu, Didik Eko Pujianto dari pihak Kemenlu kepada Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setjen Kemenag, Agus Salim.
 
Jemaah haji ini selanjutnya ditampung sementara di Asrama Haji Pondok Gede, sembari menunggu inviestigasi lebih lanjut dari Kepolisian. Fungsional madya perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Arief Hidayat yang mengawal langsung kepulangan mereka dari Filipina, mengingatkan bahwa apa yang telah dilakukan jemaah haji ini merupakan kesalahan. 
 
"Selamat datang di tanah Air Bapak dan Ibu semua. Alhamdulillah, setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Bapak Ibu semua bisa berhasil pulang ke Tanah Air. Bapak ibu harus tahu, telah melakukan pelanggaran hukum di Filipina," ujarnya seperti dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
 
"Meski demikian, karena usaha kita bersama, lobi-lobi yang dilakukan Presiden, Menlu, Menag dan KBRI, Bapak ibu tidak diproses secara hukum di Filipina, bahkan ditetapkan sebagai korban. Harapan kami, hal ini tidak terjadi lagi. Karena jika sampai terjadi lagi, kami tidak bisa menjamin, apakah kami mampu melakukan pembelaan seperti ini atau tidak," tambahnya.
 
Arief berharap, saat ditanya pihak Bareskrim, para jemaah dapat memberikan jawaban yang semestinya. "Nanti ada Polisi yang akan melakukan wawancara dan investigasi. Bapak ibu jangan kuatir, karenanya, tolong jawab sejujurnya. Ceritakan semua yang Bapak Ibu alami apa adanya, biar bapak ibu bisa segera pulang ke rumah masing-masing.Jika ada yang sakit atau kurang sehat, mohon segera menghubungi petugas atau langsung ke dokter yang ada di Asrama Haji," jelasnya.
 
Sementara itu, Kabag Rumah Tangga Biro Umum Kemenag, Agus Salim menyatakan, Kemenag siap bekerja sama dengan berbagai pihak agar permasalahan WNI yang menunaikan Ibadah Haji dengan paspor Filipina tersebut cepat selesai.
 
"Kemenag telah menyediakan tempat penampungan sementara, yakni di Asrama Haji Pondok Gede, sembari menunggu kepulangan jemaah ke rumah masing-masing. Setelah diijinkan pulang oleh Bareskrim Polri, kami akan menyediakan jual-beli tiket di dalam Asrama Haji. Jadi Bapak Ibu tidak perlu repot-repot berpencar dan keluar dari Asrama,"  ungkap Agus.
 
106 Jamaah Haji yang menunaikan ibadah haji melalui Filipina, terdiri atas 28 laki-laki dan 78 wanita. 42 diantaranya berusia di atas 60 tahun. Sebagian berasal dari 9 (sembilan) daerah, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, dan Lampung. Sementara itu, sebagian lainnya adalah WNI yang berdomisili di Sabah, Malaysia. (BS02)
 

Tags
beritaTerkait
LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan asal Dairi di RSU Haji Medan
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Resmi Jadi Direktur RS Haji Medan, Sri Suriani Komit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Islam
Bank Emas Diluncurkan 26 Februari, Airlangga Sebut Cocok Untuk Nabung Haji
Purnatugas Dirut RS Haji Medan, Pemprov Sumut Harapkan Rehulina Ginting Tetap Berkontribusi di Bidang Kesehatan
Usai Rapat di KPK, Menag Janji Layanan Haji Lebih Baik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker