Jumat, 01 Mei 2026

Demo di Kantor Gubsu, Massa Bawa Keranda Mayat

Kamis, 06 Oktober 2016 16:37 WIB
Demo di Kantor Gubsu, Massa Bawa Keranda Mayat
BERITASUMUT.COM/BS03
Pendemo Bawa Keranda Mayat ke Kantor Gubsu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Puluhan orang yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Penegak Hukum melakukan aksi demo dengan mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) di Jalan Diponegoro Medan, Kamis (06/10/2016). Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk berwarna merah dan replika keranda mayat.
 
Spanduk merah yang diusung massa tersebut bertuliskan nama Evi Diana, yang diduga merupakan nama Istri Gubernur Sumut, H T Erry Nuradi. Sedangkan yang tertera di replika keranda mayat berkain putih itu, ditulis kalimat R.I.P Istrinya PATEN.
 
Dalam orasinya, massa yang dipimpin Koordinator Aksi, Bernad Simanjuntak menyindir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak kunjung menetapkan Evi Diana sebagai tersangka korupsi. Massa menduga, hal ini dikarenakan suami Evi Diana adalah orang berpengaruh di Sumut.
 
"Suamiku Gubernur Sumut. Suamiku Ketua Partai PATEN!!!. KPK Jika Bisa Tangkap Aku," sindir massa di tengah-tengah orasinya.
 
Dikatakan massa, Evi Diana merupakan salah satu yang terlibat dalam persoalan korupsi yang menyeret nama mantan Gubernur Sumut GPN. Evi Diana juga diketahui telah mengembalikan dana gratifikasi ke KPK dalam kasus suap interplasi yang sudah dua kali diperiksa KPK. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan
Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
komentar
beritaTerbaru
hit tracker