Senin, 03 Agustus 2026

Kapal Penumpang Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Tewas dan 5 Hilang

Minggu, 21 Agustus 2016 15:03 WIB
Kapal Penumpang Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Tewas dan 5 Hilang
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Sebuah kapal kayu angkutan penumpang atau pompong membawa 17 orang pengemudi dan penumpang tujuan dari Tanjung Pinang ke Pulau Penyengat tenggelam pada Minggu (21/08/2016) pukul 09.30 WIB.

Penumpang kapal terdiri dari 1 pengemudi, 2 anak-anak, dan 14 orang dewasa. Kapal tenggelam akibat angin kencang dan gelombang besar di perairan Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjung Pinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.  Kapal tersebut membawa wisatawan yang hendak ke Penyengat.

Hingga Minggu pukul 14.30 WIB, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 12 orang penumpang, dimana 2 luka-luka dan 10 orang meninggal dunia. 5 penumpang masih hilang dan dalam pencarian.

"Saat kapal terbalik dan tenggelam penumpang berusaha berenang dan diselamatkan pompong yang berada disekitarnya. Sebagian penumpang tidak dapat berenang dan tenggelam terseret gelombang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (21/08/2016).

Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas saat ini masih melakukan pencarian korban. Lebih dari 200 personil Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Marinir TNI AL, Polisi Air, Tagana, Satpol PP, SKPD, masyarakat dan relawan masih melakukan pencarian. Sekitar 20 kapal dan 50 pompong dikerahkan mencari korban hilang. Pasukan Marinir menyelam mencari korban yang tenggelam. Kendala utama adalah arus cukup kencang.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten
Bakamla RI Berhasil Evakuasi Korban Kapal Tenggelam
Bakamla RI Serahkan ABK Korban Kapal Tenggelam Kepada Keluarga
Bakamla RI Cari ABK KM Teman Niaga Yang Tenggelam di Selat Makassar
 PKKL Sambas Bakamla RI Selamatkan Korban Kapal Tenggelam
 Polda Sumut Pulangkan 81 Pekerja Imigran Ilegal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker