Gerebek Rumah Lapak Narkoba, Polresta dan BNNK Deli Serdang Amankan Seorang Pengedar
beritasumut.comSeorang pengedar dan lima pemakai sabu dicokok personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang dan Badan Nark
Peristiwa
Beritasumut.com-Siapa tak kenal Angeline? Anak perempuan asal Bali yang menjadi korban kekerasan hingga tewas di tangan orangtua angkatnya tahun 2015 silam. Tragisnya kematian Angeline bagaikan cambuk keras bagi Indonesia untuk lebih peduli terhadap nasib anak-anak. Film Untuk Angeline bagian dari kampanye menolak aksi kekerasan terhadap anak tersebut. Film besutan sutradara Jito Bayu ini tak henti menyuarakan gerakan anti kekerasan tersebut dengan menghadirkan sejumlah artis dan sosok Sahabat Anak, Dr Seto Mulyadi SPsi MSi atau yang lebih kerap disapa Kak Seto.
"Film ini dimaksudkan untuk memperingati Angeline sekaligus menyuarakan gerakaan anti kekerasan. Jangan ada lagi Angeline-Angeline lain yang mengalami kasus serupa ini. Kita ingin mengingatkan masyarakat agar lebih peduli dan sadar hukum. Anak-anak Indonesia punya lembaga perlindungan hukum. Apabila ada kasus seperti ini dan dibiarkan oleh masyarakat, maka bukan hanya pelaku yang dikum tetapi juga yang tahu dan membiarkan," kata Kak Seto kepada beritasumut.com dalam acara nonton bareng film Untuk Angeline di Hermes XXI, Kamis (28/07/2016).
Pria kelahiran Klaten, 28 Agustus 1951 ini mengakui, saat ini Indonesia termasuk dalam kategori darurat kekerasan anak. Oleh karena itu perlu dukungan dari masyarakat dan para orangtua untuk lebih waspada. Praktik-praktik adopsi yang tidak jelas surat-suratnya juga termasuk tindakan kriminal.
Baca Juga:
Dia menilai, pengetahuan, kesadaran, dan perhatian dari para stake holder semisal Kepala Desa, Ketua RT/RW, Guru, tokoh masyarakat dan lainnya akan berdampak pada pelaporan kasus-kasus kekerasan anak."Kita tahu, meninggalnya Angeline adalah potret buruk dari kurangnya kesadaran dan perhatian tersebut. Ini adalah kesalahan kita bersama, karena itu perlu kita waspadai dan kita jadikan pelajaran agar anak-anak Indonesia bisa tumbuh dan berkarya," paparnya.
Sementara itu, Hans De Kraker salah satu pemain film Untuk Angeline yang juga berperan sebagai Papa Jhon juga ikut andil dalam kampanye anti kekerasan anak. "Anak-anak harus dilindungi. Jangan biarkan ada kasus kekerasan anak. Stop Child Abuse," tegas Hans dengan aksen khas bulenya. (BS02)
Baca Juga:
beritasumut.comSeorang pengedar dan lima pemakai sabu dicokok personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang dan Badan Nark
Peristiwa
beritasumut.com Produktivitas dan keseriusan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) dalam menyelamatkan generasi b
Peristiwa
beritasumut.com Belasan siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Medan, Sumatera Utara dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Medan setelah menga
Peristiwa
beritasumut.com Polda Sumatera Utara (Sumut) mengamankan dua penumpang pesawat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang,
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Deli Serda
Peristiwa
beritasumut.com Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara (Sumut) kembali mempercayakan kepemimpinan organisasi kepada Aris Rinaldi Na
Peristiwa
beritasumut.com Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru, Irjen Pol Sonny Irawan, SIK, MH mendapat sambutan adat dan penghormatan jajar saa
Peristiwa
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Batalyon Parako 463 Pasgat menorehkan catatan membanggakan dalam perjalanan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Bertemp
Politik & Pemerintahan