Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dampak belum meratanya pembangunan di Deli Serdang terus dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil. Mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, belum masuknya aliran listrik, jalan rusak hingga krisis air bersih semakin melengkapi penderitaan mereka yang berdomisili di pelosok kabupaten.
Seperti yang dialami ribuan warga di 4 desa Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang. Diantaranya adalah Desa Batugingging, Desa Bangun Purba, Desa Damak Maliho dan Desa Sialang yang mengeluhkan krisis air bersih, Kamis (14/07/2016). Demi mendapat pasokan air bersih, warga yang bermukim di 4 desa tersebut harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju aliran sungai.
Masitah (50) salah seorang warga Desa Damak Maliho mengaku setiap harinya dirinya harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air bersih yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, dan kebutuhan lainnya.
Baca Juga:
Menurut Masitah, Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada di wilayah Basilam menjadi satu-satunya sumber air bersih."Setiap hari kami harus berjalan kaki sejauh 2 Km untuk mendapatkan air bersih. Saat ini sumber air bersih warga hanya dari DAS yang berada di Basilam," tandasnya.(BS05)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar