Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tobasamosir menggelar demo di depan Mapolda Sumut, Jalan SM Raja, Selasa (21/06/2016).
Dalam aksinya, massa mendesak Kapolda Sumut, Irjen Pol Raden Budi Winarso untuk mencopot Kapolres Tobasamosir (Tobasa), AKBP Jidin Siagian yang diduga telah merekayasa kasus tewasnya tahanan narkoba, Andi Pangaribuan, di dalam sel tahanan.
"Kami minta Kapoldasu segera mencopot Kapolres Tobasa, Jidin Siagian. Karena ini sudah jelas pembohongan dan pihak Polda sudah menetapkan dua tersangka anggota Polres Tobasa," ujar Irvan Silalahi selaku koordinator aksi dalam orasinya.
Massa aksi kemudian diterima perwakilan Humas Polda Sumut, Kompol Joni Siahaan.
Di kesempatan itu, Joni Silaen berjanji akan segera menyampaikan tuntutan massa aksi kepada Kapoldasu. "Nanti akan segera kita sampaikan tuntutannya kepada atasan. Untuk hasilnya nanti akan kita surati kepada teman-teman," ujar Kompol Joni Siahaan.
Untuk diketahui, aksi mahasiswa tersebut dipicu masalah penangkapan Andi Pangaribuan (31), warga Dusun Lumban Saro, Kelurahan Pintu Bosi, Kecamatan Laguboti, Tobasa, atas kasus dugaan kepemilikan narkoba. Namun, belum lagi tuntas persoalan hukumnya, Andi Pangaribuan ditemukan tewas di sel tahanan Mapolres Tobasa pada 6 November 2015 lalu.
Atas kejadian itu, keluarga korban pun melaporkannya ke Poldasu yang ditangani oleh Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Poldasu. Laporan keluarga korban saat itu tertuang di nomor laporan LP/1437/XIII/2015/SPKT II, tanggal 30 November 2015. Setelah menjalani proses penyelidikan, dua anggota Polres Tobasa pun ditetapkan.(BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar