Jumat, 05 Juni 2026

Gelombang Tinggi, Kawasan Belawan Berpotensi Alami Banjir Rob

Kamis, 16 Juni 2016 21:19 WIB
Gelombang Tinggi, Kawasan Belawan Berpotensi Alami Banjir Rob
Beritasumut.com/Ist
Banjir rob yang melanda daerah Situbondo
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Sebagian wilayah perairan di Indonesia dalam beberapa hari ini kedepan akan mengalami gelombang tinggi. Masyarakat juga dihimbau untuk mewaspadai adanya banjir rob yang berpotensi terjadi pada tanggal 19–23 Juni 2016 yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama (Spring tide) serta adanya anomali positif tinggi muka laut di beberapa wilayah seperti Belawan dan Pantai utara Jawa.

Di wilayah Sumatera Utara, gelombang setinggi 2.5 hingga 4 meter akan terjadi di perairan Kepuluan Nias. Selain itu, gelombang yang sama juga terjadi di perairan utara dan Barat Aceh, barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan serta perairan Selatan Jawa hingga NTT.

Menurut Dr Yunus S Swarinoto selaku Deputi Bidang Meteorologi BMKG, kondisi cuaca saat ini menunjukkan adanya indikasi peningkatan kecepatan angin timuran di sebagian besar wilayah perairan Indonesia. "Seperti Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru dan Perairan selatan Jawa. Selain itu adanya pusat tekanan rendah di Laut Andaman dan di Samudera Hindia barat daya Lampung juga menjadi faktor pemicu tingginya gelombang laut sekitar Samudera Hindia barat Sumatera dan selatan Jawa," jelas Dr Yunus, Kamis (16/06/2016).

Baca Juga:

Potensi gelombang tinggi ini diprakirakan akan terjadi hingga dua hari ke depan. Berikut ini daerah yang akan mengalami kenaikan air gelombang. Untuk gelombang ketinggian 1.25 – 2.5m akan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan Kepulauan Mentawai Padang, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Kepulauan Kai dan Aru, Laut Arafuru serta Laut Timor.

Untuk ketinggian 4.0–6.0 meter terjadi Laut Andaman, Perairan barat Kepualaun Mentawai, Perairan Kepuluan Enggano Bengkulu, Samudera Hindia barat, Bengkulu hingga Lampung.

Baca Juga:

"Dengan kondisi gelombang laut yang masih cukup tinggi tersebut, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan siaga terutama masyarakat pesisir dan masyarakat pengguna moda transportasi laut," terang Dr Yunus. (BS02)

Tags
beritaTerkait
UPTD Metrologi Legal Deli Serdang Launching Pertama di Sumut
Transportasi Laut di Nias Selatan Kembali Beroperasi
Cuaca Buruk Terpa Sibolga, BMKG Imbau Warga Waspada
Pasokan Minim, Harga Ikan Laut di Binjai Kian Mahal
Polda Sumut Ambil Alih Kasus Tiga Personel Polres Siantar Terlibat Sabu
Ketua Umum Yaperti Nias Lantik Rektor IKIP Gunungsitoli Periode 2016-2020
komentar
beritaTerbaru
hit tracker