Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Medan, Hasan Basri mengatakan, pihaknya bertanggungjawab dengan pengelolaan pusat jajanan di Ramadhan Fair. Menurutnya, dengan adanya temuan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan terhadap beberapa makanan yang mengandung formalin dan boraks berimbas kepada ikon Ramadhan fair.
"Kita prihatin karena ikon Ramadhan fair tercemar dengan adanya bakso mengandung Boraks. Khusus penjualnya agar ditelusuri pihak berkompeten, kalau dari kita pihak BKP. Kalau ditemukan, maka jualannya dihentikan sampai penjualnya bisa membuktikan tidak mengadung boraks," katanya, Selasa (14/06/2016).
Hasan juga berharap kepada BKP untuk meningkatkan pengawasan yang merupakan bagian dari higienis dan kalau ada yang mencurigakan agar segera periksa.
Baca Juga:
Kepada pedagang lain, Hasan juga meminta untuk lebih memperhatikan pelayanan yang higienis, kesepatakan harga yang ditetapkan, tidak diserahkan pada pramusaji. "Kalau ketahuan menaikkan harga akan kita beri peringatan," tegas Hasan seraya berharap kedepan kordinasi yang sudah berjalan dengan Dinas Kesehatan, serta BBPOM akan lebih baik.
Seperti diberitakan sebelumnya, BBPOM Medan menemukan mie kuning diduga mengandung formalin yang dijajakan oleh penjual di Ramadhan Fair. Ini merupakan temuan kedua, setelah sebelumnya juga ditemukan bakso yang mengandung boraks di dua stand arena Ramadhan Fair. (BS04)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar