Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 540 orang yang diduga preman dan tujuh Target Operasi (TO) telah diamankan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dalam Operasi Pekat Toba (OPT) 2016. Pengamanan preman dan TO yang terhitung sejak Kamis (02/06/2016) hingga Minggu (05/06/2016) ini juga menangkap 44 orang beraksi preman dari berbagai lokasi yang dianggap meresahkan.
Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengatakan, "Ada tujuh TO kita tangkap selama Operasi Pekat Toba 2016," ujarnya di kantor Poldasu, Senin (06/06/2016) siang.
Sisanya, tambah Nainggolan, sebanyak 489 bukan merupakan TO. Dari keseluruhan jumlah tersebut, diketahui 42 orang dalam penyidikan polisi. Sedangkan 498 orang dibina untuk selanjutnya dipulangkan. "Dari 540 orang yang ditangkap, sebanyak 42 orang dalam proses penyidikan polisi," sebutnya.
Baca Juga:
Tak hanya itu, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang Rp 4.662.500, 10 unit handphone (Hp), 2.757 botol miras, 260 keping VCD, delapan potong kayu, satu stel pakaian IPK, 101 lembar kertas rekap togel, lima unit mesin jackpot, 20 lembar kwitansi, dua buah pisau, satu kalung emas, tiga unit sepeda motor dan satu buah parang.
Terpisah, Kasubdit III/Dit Reskrimum Poldasu, AKBP Faisal Napitupulu meminta masyarakat untuk melaporkan segala tindakan masyarakat yang berbau premanisme. Dia meminta, agar masyarakat tidak sungkan untuk berhubungan dengan petugas kepolisian."Saya minta masyarakat segera melapor ke petugas kepolisian bila mengalami peristiwa yang berhubungan dengan tindak premanisme," katanya.
Baca Juga:
Lebih jauh Faisal mengungkapkan, masyarakat bisa melaporkan segala peristiwa yang berhubungan dengan tindak premanisme mulai dari sambungan telepon dan membuat laporan polisi."Jangan ragu melaporkan peristiwa premanisme. Pemalakan dan meminta uang dengan paksa juga termasuk tindakan premanisme. Nggak ada ruang bagi premanisme," pungkasnya. (BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar