Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tradisi nyekar (berziarah ke makam leluhur) dengan membawa bunga sudah menjadi ciri khas tersendiri bagi umat muslim guna menyambut bulan Ramadhan. Seperti yang terjadi di Desa Paya Bengkuang, Kecamatan Gebang, Langkat. Sehari sebelum puasa, para pedagang bunga di seputar Tempat Pemakaman Umum (TPU) dengan luas sekitar 400 meter tersebut laris manis.
Siwok, salah seorang ibu rumah tangga yang menjual bunga di lokasi pekuburan tersebut, mengaku hasil penjualannya jauh lebih besar dibanding hari biasanya. "Alhamdulillah rejeki bertambah menjelang puasa, lumayan bisa bantu suami mencari rejeki buat tambahan ekonomi," ujarnya, Minggu (05/06/2016).
Hal yang sama dialami pedagang bunga lain, Ary Yudha, seorang pelajar SD merasa senang karena mendapat penghasilan lebih buat uang jajannya. "Lumayan om, kami dapat keuntungan 500 setiap bungkus bunga yang berhasil kami jual, daripada kami main-main, mending jualan, kan lumayan buat jajan," ungkapnya.
Baca Juga:
Pantauan beritasumut.com, pemakaman umum yang diperuntukkan buat dua desa tersebut, mulai kemarin sudah banyak didatangi para peziarah. Sebagian diantaranya, memilih membeli bunga yang dijual di sepanjang jalan pekuburan dengan harga sekitar 3000 rupiah perbungkusnya.(BS08)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar