Kamis, 07 Mei 2026

Terkait Banjir Bandang di Sibolangit, Polda Sumut Akan Selidiki Dugaan Illegal Loging

Kamis, 19 Mei 2016 20:35 WIB
Terkait Banjir Bandang di Sibolangit, Polda Sumut Akan Selidiki Dugaan Illegal Loging
Beritasumut.com/Ist
Illegal Loging
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Beberapa waktu lalu, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu-Sei Ular Ahmad Sofyan membantah adanya praktik Illegal Logging yang menjadi penyebab terjadinya banjir bandang di Sibolangit. Namun, santernya rumor di masyarakat terkait adanya perambahan hutan, membuat Polda Sumut berencana akan menyelidiki kebenaran isu tersebut.

"Soal dugaan maraknya Illegal Logging di sekitar lokasi hingga menyebabkan banjir bandang itu memang sudah kita dengar informasinya. Jika memang perlu, informasi itu akan kita selidiki untuk memastikan kebenarannya," sebut Dir Reskrimsus Polda Sumut Kombes Toga Habinsaran Panjaitan di Malolda Sumut, Kamis (19/05/2016).

Menurut Toga, sejauh ini pihaknya juga belum mengetahui secara teknis penyebab banjir bandang tersebut. "Secara teknis kita belum mengetahui penyebab terjadinya banjir bandang disana, yang pasti jika ada dugaan disebabkan hal demikian terlebih menyangkut pelanggaran UU tentu akan ditindaklanjuti," terangnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, Ahmad Sofyan menuturkan, banjir bandang yang terjadi di aliran Sungai Lau Betimus Telaga Dua Warna dikarenakan alur sungai tersebut tertutup oleh dinding sungai yang longsor, sehingga menimbulkan genangan air.

"Air terjun Telaga Dua Warna itu namanya sungai Lau Betimus, tidak ada aktivitas apapun di atas. Setelah kami lihat ke sana, ternyata dinding Sungai Lau Betimus yang sangat terjal itu mudah longsor, karena tekstur tanahnya berpasir, berbatuan dan lainnya. Longsor itu menutup alur sungai sehingga menimbulkan genangan air," ujarnya Rabu (18/05/2016).

Baca Juga:

"Dengan adanya curah hujan ini mendorong batu-batuan, tanah, pohon yang menutup alur itu. Jadi di atas itu tidak ada aktivitas apapun, cukupan lahan masih lebat, karena Telaga Dua Warna itu sudah puncaknya, untuk sampai ke atas saja memakan waktu 4 sampai 5 jam," pungkasnya menambakan. (BS04)

Tags
beritaTerkait
K9 Polda Sumut Berhasil Temukan Dua Korban Longsor di Desa Martelu Sibolangit
Pj Gubernur Sumut Fatoni dan Pj Ketua PKK Tyas Fatoni Tinjau Banjir dan Berikan Bantuan
Medan-Berastagi Lumpuh Akibat Longsor, Ditlantas Polda Sumut Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif
Enam Titik di Sibolangit Dihantam Longsor, Tiga Orang Meninggal Dunia
Sat Reskrim Polrestabes Medan Ungkap Penjualan Kulit Harimau di Sibolangit
Sambangi Cagar Alam Sibolangit, Bhabinkamtibmas Polsek Pancur Batu Larang Pembakaran Hutan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker