Senin, 20 April 2026

Tolak Penggusuran, Masyarakat Pinggir Rel Demo PT KAI

Senin, 15 Februari 2016 13:12 WIB
Tolak Penggusuran, Masyarakat Pinggir Rel Demo PT KAI
Istimewa
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Pinggir Rel (FK-MPR) Kota Medan berunjuk rasa di Kantor PT KAI, Jalan M Yamin, Medan, Senin (15/2/2016).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Pinggir Rel (FK-MPR) Kota Medan berunjuk rasa di Kantor PT KAI, Jalan M Yamin, Medan, Senin (15/2/2016).

Aksi ini diikuti oleh orang tua, pelajar SD, SMP dan mahasiswa yang tinggal di pinggir rel dari Stasiun Besar Kereta Api Medan hingga Brayan.

Ketua FK-MPR Kota Medan Jhoni Naibaho mengatakan, penggusuran yang dilakukan PT KAI terhadap masyarakat pinggir rel menyakiti hati rakyat.

"Sebagai negara demokrasi panglimanya adalah rakyat. Pemerintah sebagai penyelenggara harus hadir untuk melindungi hak-hak rakyat untuk hidup," katanya.



Masyarakat yang tinggal di pinggir rel tidak menolak keinginan PT KAI untuk membangun rel. Masyarakat hanya ingin direlokasi secara layak.

"Kami ingin pemerintah dapat memberikan relokasi yang layak, agar kami dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan dapat membesarkan akan kami," jelasnya.

Jika penggusuran tetap dilakukan, katanya, maka akan ada ribuan anak bangsa putus sekolah dan menjadi gelandangan.



"Kami tidak perlu tali asih. Yang kami perlukan adalah relokasi yang layak, agar anak kami yang sebagai penerus bangsa tidak jadi gelandangan. Jika pembangunan rel dipending, maka Indonesia tidak akan runtuh," katanya.

Untuk itu, waga mendesak PT KAI untuk membatalkan penggusuran daerah sepanjang rel sebelum adanya relokasi.

"Kita meminta relokasi yang layak dan manusiawi bagi seluruh rakyat yang terdampak dari rencana penggusuran," ungkapnya.

Mereka juga mendesak Pemko Medan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat pinggir rel.

"Kita menolak keterlibatan TNI, Polri, Satpol PP serta aparat terkait dalam penggusuran. Kita juga menuntut DPRD Medan untuk menepati janji dalam penyelesaian proses penggusuran," pungkas Naibaho. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Tawari Masyarakat Pinggir Rel Tinggal di Rusunawa
Kena Pembangunan Jalur Ganda, Masyarakat Pinggir Rel Minta Direlokasi
Jelang Pembangunan Rel Ganda Medan-Kualanamu, PT KAI Lakukan Penertiban
Pensiunan PT KAI Meninggal Saat Main Catur
Ini Tarif Promo Mudik Lebaran 2015
Warga Minta DPRD Medan Kawal Proses Hukum PT KAI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker