Selasa, 05 Mei 2026

Lagi, 2 Calon Penumpang Mengaku Bawa Bom di Bandara Kualanamu

Rabu, 27 Januari 2016 16:23 WIB
Lagi, 2 Calon Penumpang Mengaku Bawa Bom di Bandara Kualanamu
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Dua calon penumpang pesawat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, kembali membuat masalah dengan mengaku-aku membawa bom, Selasa (26/1/2016). Mereka langsung diamankan petugas dan gagal terbang.

Kedua calon penumpang yang diamankan yakni Kh (43) warga Aceh, dan Smw (23) warga Tangerang. KH merupakan calon penumpang pesawat Wings Air dengan nomor Penerbangan IW-1252 tujuan Meulaboh terjadwal berangkat pada pukul 09.15 WIB. Sementara DV merupakan calon penumpang Wings AirĀ  IW-1245 tujuan Gunungsitoli dengan jadwal penerbangan pukul 07.48 WIB.

KH dan DV diamankan di waktu terpisah, karena mereka mengatakan membawa rangkaian bom di dalan tasnya. Akibatnya keduanya gagal terbang.

"Keduanya sudah kita serahkan ke Otoritas Bandara untuk diproses lebih lanjut. Jika memenuhi unsur, maka keduanya diserahkan ke yang berwajib," ujar Kepala Keamanan Bandara Kualanamu Kuswadi.

Kejadian ini merupakan yang kesepuluh kali terjadi di Bandara Kualanamu. Beberapa di antaranya sempat menjadi pemberitaan. Salah satunya dilakukan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Zulkifli Efendi Siregar.

Ketua DPD Partai Hanura Sumut ini diamankan petugas Avsec karena mengaku tasnya berisi bom saat ditanyai petugas check in Lion Air, Jumat (22/1/2016) sore. Dia gagal terbang ke Jakarta menumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7016. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Takut Ditahan, Pria Asal Batubara Tak Mau Lagi Jadi Nelayan
Sempat Ditahan di Malaysia, 20 Nelayan Tiba dengan Selamat di Kuala Namu
 Curi Ponsel, Penumpang Citilink Diamankan di Bandara Kualanamu
Perwira TNI Ditangkap Bawa Ganja di Bandara Kualanamu
Bawa Sabu dan Ekstasi, Warga Kutai Timur Ditangkap di Bandara Kualanamu
Lagi, Calon Penumpang Pesawat Ngaku Bawa Bom di Bandara Kualanamu
komentar
beritaTerbaru
hit tracker