Senin, 20 April 2026
Tabligh Akbar Bersama Ustadz Ahmad Al Habsyi di Masjid Agung

Pilihlah Pemimpin Cinta Rakyat

Minggu, 29 November 2015 14:52 WIB
Pilihlah Pemimpin Cinta Rakyat
Istimewa
Ketua Nazir Masjid Agung Dzulmi Eldin dan Ustadz Ahmad Al Habsyi menyapa jamaah.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Umat Islam diajak untuk senantiasa berzikir mengingat Allah. Jika tidak, jangan pernah bermimpi untuk dimuliakan Allah sebelum kita memuliakan Allah.

"Ingatlah selalu dengan Allah dengan selalu bertasbih kepada-Nya. Dedaunan saja selalu berzikir kepada Allah, kok kita makhluk yang paling sempurna, tidak melakukannya," ungkap Ustadz Ahmad Al Habsyi, saat memberikan tausyiah dalam tabligh akbar di Masjid Agung, Medan, Sabtu (28/11/2015).

Dihadapan ribuan ibu-ibu perwiridan se-Kota Medan, Ustadz Al Habsyi menyampaikan, dalam kehidupan, manusia selalu akan dihadapkan dengan dua pilihan. Satu yang benar, dan satu yang salah, yang halal dan juga yang haram.

"Kalau kita diminta memilih, apa yang kita pilih? Pasti kita mau yang benar. Tidak ada kita yang mau milih dua-duanya," ujarnya.

Begitu juga dengan memilih seorang pemimpin. Dia mengatakan, pilihlah pemimpin yang benar, pemimpin yang mencintai rakyatnya.

"Ciri-ciri pemimpin itu, dekat dengan rakyatnya. Pemimpin itu tidak banyak bicara, tapi banyak bekerja. Buat apa kita milih pemimpin yang banyak ngomong, tapi gak ada bukti," jelas Ustadz Al Habsyi.

Sebagai pemilih, masyarakat juga diharap menjadi pemilih yang cerdas, yang tahu benar dengan sosok pimpinannya.

"Siapa pemilih yang cerdas? Pemilih cerdas itu bukan dari nafsu, melainkan dari hati yang paling dalam dan bersandarkan dengan apa yang diajarkan Rasulullah," terangnya lagi.

Sebab, kata Ustadz Al Habsyi, Rasulullah selalu berpesan agar mencari atau memilih pemimpin yang mencintai rakyatnya.

"Kalau soal urusan, apalagi pemerintahan, diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya," jelas Al Habsyi.

Makanya, dia berpesan, harus memilih pemimpin yang tepat, yang mencintai rakyatnya dan bukan mengorbankan rakyatnya.

"Pemimpin yang benar-benar berkorban, bukan mengkhianati rakyat. Carilah pemimpin yang siap melayani kita, dan bukan sibuk minta dilayani," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Nazir Masjid Agung Dzulmi Eldin mengungkapkan, momentum tabligh akbar ini merupakan ajang silaturahmi umat muslim dan berharap Kota Medan ke depan bisa menjadi kota yang lebih religius.

"Semua agama tentunya juga dapat melakukan kegiatan-kegiatan keagamaannya. Semuanya itu semata-mata untuk meningkatkan tali silaturahmi," ujarnya.

Selain itu, Eldin juga berharap, agar masyarakat Kota Medan selalu berdzikir dan berdoa, agar kota multikultural ini dapat lebih baik di masa yang akan datang.

Sedangkan Ketua Badan Kenaziran Masjid Agung (BKMA) Azwir Ibnu Azis menyatakan, tabligh akbar harus dilakukan secara terus menerus di setiap tempat. Bila hari ini dilakukan di Masjid Agung, kemungkinan di tempat lainnya juga dilakukan hal yang sama.

"Semoga ini terus menjadi kegiatan rutin yang selalu mendapatkan dukungan dari pemimpinnya," harapnya.

Sedangkan Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Medan Aminah Yunus melaporkan, kegiatan tabligh akbar ini dihadiri dari sejumlah pengajian dari BKMT Kecamatan se-Kota Medan, Al Iitihadiyah, Pengajian Wanita Nahdlatul Ulama (NU), Aisyiah dan Al Washliyah.

"Jadi ini dilakukan dari lima pengajian saja, kemudian diikuti oleh ratusan perwiridan dan mudah-mudahan pemimpin ke depan mau memfasilitasi tabligh akbar setiap bulannya di Kota Medan," sebutnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker