Kamis, 07 Mei 2026

Udara di Medan Sangat Tercemar

Minggu, 04 Oktober 2015 22:10 WIB
Udara di Medan Sangat Tercemar
A Chan
Relawan MRI menggalang dana untuk korban bencana asap, di Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menilai, udara di Kota Medan sangat tercemar akibat kabut asap.

Hal ini berdasarkan hasil pengukuran udara yang dilakukan BLH Sumut pada dua pekan lalu.

"Setelah kita lakukan uji pencemaran udara di tiga tempat, yaitu Bandara Kualanamu, eks Bandara Polonia Medan dan Kantor Gubernur Sumut, hasilnya  bahwa udara di Kota Medan memang tercemar," ujar Kepala BLH Sumut Hidayati, di Medan, Sabtu (3/10/2015).

Ia menjelaskan, dari hasil analisis terhadap parameter SO2, NO2 dan TSP (Total Suspended Particulates) diketahui bahwa tingkat TSP lebih tinggi.

"Di Bandara Kualanamu, tingkat TSP-nya mencapai 11.263 mikro gram per normal meter kubik. Padahal normalnya TSP 230 mikro gram per normal meter kubik. Eks Bandara Polonia tingkat TSP mencapai 9.169 dan untuk di Kantor Gubernur Sumut tingkat TSP mencapai 4.000 mikro gram per normal meter kubik. Tingkat ketebalannya mencapai 2 persen," jelasnya.

Hidayati mengatakan, kasap kiriman dari Jambi dan Sumatera Selatan bercampur dengan debu sisa pembakaran. Jika terhirup langsung, akan sangat membahayakan.

"Kabut asap ini memang sangat membahayakan. Untuk itu kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengidap ISPA di Medan," ungkapnya.

Diakuinya, tebalnya kabut asap di Kota Medan belakangan ini semakin sangat mengkhawatirkan.

Untuk itu, dirinya mengimbau seluruh perusahaan kelapa sawit agar tidak sembarangan melakukan pembakaran terhadap pohon yang sudah tidak bisa dipanen.

"Beberapa penyumbang asap biasanya dilakukan oleh perusahaan kelapa sawit yang membakar tanamannya pascapanen berlangsung. Untuk itu kita berharap perusahaan kelapa sawit  tidak lagi melakukan pembakaran," ujarnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker