Senin, 27 April 2026

55 Pelajar Pelatihan Bela Negara

Minggu, 01 Februari 2015 10:27 WIB
55 Pelajar Pelatihan Bela Negara
Pelatihan bela negara. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Sejumlah 55 orang pelajar tingkat SMA se-Kabupaten Deliserdang mengikuti Pelatihan Bela Negara di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Jalan Pancing, Deliserdang, Jumat (30/1/2015) kemarin.

Pelatihan yang diikuti siswa dari 30 sekolah SMA se-Kabupaten Deliserdang ini dilaksanakan agar generasi muda di daerah ini mengerti pentingnya empat pilar kebangsaan.

"Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI adalah empat pilar kebangsaan yang harus dipahami seluruh warga negara agar terhindar dari perpecahan," kata Wakil Rektor III UIN Sumut Ilhamuddin usai membuka pelatihan.

Pelatihan yang berlangsung tiga hari ini dilaksanakan Dansat Menwa UIN Sumut beker jasama dengan Menwa Mahatara Sumut. Hadir pada acara itu, Danmenwa Mahatara Sumut Dedi Holden Simbolon, Aspam Mahatara Frikson Purba, Asop Joen Purba, Aslitbang Lukber Sinaga, Dansat UIN Sumut Tahan Saragih. Hadir pula Dansat Unimed Mangasi Sitanggang, Dansatgas Ahmad T Harahap, Asdiklat Mahatara Oda Kinata Banurea.

Pada kesempatan itu,  Ilhamuddin mengharapkan, seluruh siswa harus tetap semangat dalam belajar dan selalu menanamkan jiwa kebangsaan. Karena mereka adalah generasi yang akan membawa bangsa Indonesia nantinya baik maupun buruk ada di tangan para generasi muda. Dengan memahami empat pilar kebangsaan dan bela negara, maka seluruh ancaman yang datang untk memacah persatuan bangsa akan dapat dicegah.

"Nantinya para siswa yang datang mewakili sekolah masing-masing dapat memberikan pemahaman kepada kawan-kawan di sekolah. Tentang pentingnya memahami empat pilar kebangsaan dan bela negara ditanamakan," ucapnya.

Sementara itu, Danmenwa Mahatara Sumut Dedi Holden Simbolon menyebutkan, kegiatan tersebut untuk mendidik kalangan muda dalam hal ini tingkat pelajar, supaya berwawasan kebangsaan, beretika, dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Pelatihan  mengutamakan pelajaran dan pembinaan tentang etika dan norma serta budaya Bangsa.

"Ketiga materi ini paling diterapkan karena menurunnya tata krama generasi muda saat ini, akibat arus globalisasi. Selain itu budaya lama bangsa kita harus tetap dipertahankan, seperti sopan santun," imbuhnya. Kegiatan ini sendiri berlangsung hingga hari ini, Ahad (1/2/2015). (BS-030)

Tags
beritaTerkait
Pelajar Indonesia di Turki Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak-Anak Palestina
Pelajar SMPN 1 Beringin Kirim Seribu Surat ke Menteri, Minta Iklan Rokok Dilarang
Jamu Makan Siang Pelajar dari Gwangju, Pj Sekda Kota Medan Harap Dapat Menikmati Kota Medan Bersama Keluarga Baru
Sebanyak 12 Pelajar dari Gwangju Akan Diajarkan Budaya dan Adat Istiadat Yang Ada di Kota Medan
PP PELTI Luncurkan Sekolah Tenis Pelajar Indonesia
Walikota Binjai Ajak Pelajar Komitmen Deklarasi Lawan Geng Motor
komentar
beritaTerbaru
hit tracker