Minggu, 26 Juli 2026

Aksi Mogok Sopir Angkot Tolak Trans Mebidang Berlangsung Ricuh di Medan

Senin, 19 Mei 2014 10:57 WIB
Aksi Mogok Sopir Angkot Tolak Trans Mebidang Berlangsung Ricuh di Medan
Sopir angkot melakukan sweeping, Senin (19/5/2014). Sejumlah angkot yang masih beroperasi dipaksa berhenti beroperasi dan menurunkan penumpangnya. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Aksi mogok sopir angkutan kota (Angkot) yang tergabung dalam Kesper dan Organda di Medan, berlangsung ricuh, Senin (19/5/2014).

Kericuhan terjadi saat para sopir melakukan sweeping di Jalan Diponegoro, Medan, depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Sejumlah angkot yang masih beroperasi dipaksa berhenti beroperasi dan menurunkan penumpangnya.

Dalam aksinya, para sopir menolak rencana pengoperasian angkutan Trans Medan Binjai Deliserdang (Mebidang) karena mengancam nafkah ribuan sopir.

Mereka memarkirkan mobil angkot di depan Kantor Gubernur Sumut sebagai aksi penolakan atas rencana pengoperasian angkutan Trans Mebidang.

Ketua Kesper Sumut Israel Situmeang mengatakan, Gubernur Sumut harus membatalkan rencana tersebut karena melanggar UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan serta peraturan pemerintah. Pemerintah daerah tidak melibatkan organisasi angkutan dalam bermusyawarah untuk pengoperasian Trans Mebidang.

Rencananya Trans Mebidang akan beroperasi dalam waktu dekat. Sebanyak 30 dari 300 unit telah disiapkan untuk beroperasi dalam waktu dekat. Satu unit bus dinilai akan mematikan 5 unit angkutan kota. Hal ini membuat ribuan sopir angkot di Medan terancam kehilangan mata pencaharian. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker