Senin, 20 April 2026

Pilot Pesawat Asing Yang Dipaksa Mendarat di Medan Masih Diproses

Jumat, 11 April 2014 13:25 WIB
Pilot Pesawat Asing Yang Dipaksa Mendarat di Medan Masih Diproses
Pesawat yang dipaksa mendarat. (Dok)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pilot pesawat asing yang dipaksa turun di Lanud Soewondo, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Heinz Peier (65) masih menjalani pemeriksaan.

Pesawatnya juga masih tertahan di posisi semula.Pesawat Swearingen SX 300 itu masih terparkir di taxi way bekas Bandara Polonia.

Namun pesawat berwarna merah itu tidak lagi dijaga petugas. Sebelumnya, pesawat itu dikawal sejumlah personel Paskhas TNI AU bersenjata lengkap.

Sementara itu, Heinz Peier tidak lagi berada di gedung VIP eks Bandara Polonia. Tapi Warga Negara Swiss itu masih diproses.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan TNI AU Lanud Soewondo Kapten Sudjarwoko mengatakan, Heinz Peier masih diproses. Pihaknya hanya akan melaksanakan perintah dari pusat.

"Pada prinsipnya, TNI AU khususnya Lanud Soewondo, jika seluruh proses, termasuk proses diplomatik, pengurusan flight clearance, keimigrasian dan dari administratur bandara, sudah selesai, maka kami akan bertindak sesuai perintah," katanya.

Seperti diberitakan, 2 unit pesawat F-16 TNI AU memaksa turun pesawat Swearingen SX 300 yang memasuki wilayah udara Indonesia di sekitar pantai barat Pulau Sumatera, Kamis (10/4/2014) siang. Pesawat yang dipiloti Heinz Peier itu pun harus landing di Lanud Soewondo. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Kapuspen TNI: Pilot Susi Air Philip Mark Martein Yang Disandera OPM Telah Berhasil Dibebaskan
RS Adam Malik Jadi Pilot Project Pengembangan Robotic Telesurgery di Indonesia Wilayah Barat
Tren Penerbangan Mulai Meningkat, Menhub Ingatkan Aspek Keselamatan
Medan Terpilih Jadi Pilot Project Program Penataan Transportasi Perkotaan
Kemnaker Kembangkan Pilot Project Perluasan Kerja Berbasis Kawasan di 5 Daerah, Termasuk Kawasan Agroindustri Sei Mericim di Deli Serdang
Bupati Taput Programkan Tarutung sebagai Pilot Percontohan Pertanian
komentar
beritaTerbaru
hit tracker