Minggu, 01 November 2026

Plt Walikota Medan Hadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI Sumut

Rabu, 05 Maret 2014 19:29 WIB
Plt Walikota Medan Hadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI Sumut
Plt Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin S diulosi. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Keberagamanan etnis, agama dan budaya di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) merupakan sebuah tatanan kehidupan sosial yang memiliki tatanan kehidupan sosial dengan memiliki nilai toleransi tinggi. Itu sebabnya Ibukota Provinsi Sumut ini sering disebut sebagai miniaturnya Indonesia karena memiliki kehidupan masyarakat heterogen. Hal itu tentunya akan menjadi kekuatan dan kekayaan sendiri.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin Syahrum ketika menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sumut di Hotel Danau Toba International (HDTI), Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (4/3/2014).

“Kita semua patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberagamanan tersebut. Sebab, tidak membuat kita terpecah belah atau menyulutapi konflik. Setiap warga yang berbeda hidup berdampingan dengan damai, saling menghargai dan menghormati dalam toleransi menjalankan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing,” ujar Eldin.

Selanjutnya Eldin menambahkan, setiap agama berhak beraktifitas menjalankan ritual keagamaan, membentuk organisasi yang menghimpun seluruh jemaat agama tersebut agar lebih bersatu dalam membangun agamanya masing-masing. Salah satunya organisasi Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sumut.

Dikatakan Eldin, gereja bukan hanya memiliki fungsi peribadatan namun juga sebagai wadah tempat berkumpulnya jemaat, tentunya harus memiliki struktur organisasi yang jelas agar dapat mengembangkan gereja dengan mengadakan kegiatan-kegiatan baik yang bersifat  religius maupun umum.

“Layaknya organisasi lainnya, PGI Sumut juga harus berkonsolidasi antara pengurus dan anggota melalui musyawarah wilayah yang nantinya akan membicarakan hal-hal pokok keorganisasian  hingga pengimplementasian visi misi dalam bentuk-bentuk kegiatan yang membangun,” ungkapnya.

Menyikapi Tahun 2014 merupakan tahun politik, Eldin mengimbau seluruh peserta sidang yang nantinya diharapkan disampaikan kepada  para jemaat PGI untuk menggunakan hak suaranya demi kerberlangsungan jalannya negara dan pembangunan. Selain itu Eldin juga berpesan agar terus menjaga keharmonisan selama jalannya pesta demokrasi mendatang dan juga kepada masyarakat ke depannya.

Kepada para peserta yang mengikuti sidang, Eldin berharap dapat mengikutinya dengan penuh konsnetrasi dan meluangkan pikiran demi kemajuan roda organisasi ke depan. Untuk itu jadikan sidang ini sebagai kesempatan untuk mengeluarkan ide, pikiran maupun keluhan atas hambatan yang terjadi pada masing-masingdaerah agar dapat dicarikan solusi terbaik guna mengatasinya.

Sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI Wilayah Sumut ini turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumut, sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan, Sekretaris PGI Pusat Pdt Gomar Gultom, Ketua Umum PGI Wilayah Sumut Pdt Jamilin Sirait, Ketua Umum Sinode GPIB Pdt MF Manuhutu, Pimpinan Lembaga Gerejawi KAM Monseniur AB Sinaga, RE Nainggolan dan Sofyan Tan selaku tokoh masyarakat.

Sementara itu JA Ferdinandus selaku Ketua Panitia Sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI Wilayah Sumut dalam laporannya mengatakan, PGI Wilayah Sumut setiap tahunnya mengadakan sidang tahunan dengan topik yang berbeda-beda. Biasanya tema diambil dari Alkitab, sedangkan sub tema maupun yang lainnya disesuaikan dengan kondisi bangsa dan negara saat ini.

“Untuk pikiran pokok dalam sidang kali ini sangat jelas, umat Kristen diminta agar tetap menegakkan demokrasi. Bagaimana cara menegakkan demokrasi itu, ikut pemilihan umum (Pemilu). Sebab, pemilu merupakan pesta demokrasi. Tak mungkin pesta demokrasi itu berhasil  jika umat Kristen golput. Memang golput merupakan satu keputusan namun itu keputusan yang tidak bertanggungjawab karena tidak bertangung jawab atas keputusan pemerintah lima tahun mendatang,” ujar Ferdinandus.

Kemudian Ferdinandus mengatakan umat Kristen harus senantiasa menjadi garam dan terang. Untuk itu harus tetap menjaga 3M yaitu mengasihi, memaafkan dan melayani. Apabila 3M ini diterapkan oleh umat Kristen dimanapun Tuhan menempatkan bisa melaksanakannya, maka sejahteralah hidupnya. “Di samping itu umat Kristen harus menjadi damai, sebab Alkitab mengatakan bahagialan orang yang membawa damai karena mereka adalah anak-anak Tuhan,” paparnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Plt Walikota Harus Figur Yang Mampu Mengembangkan Medan
Plt Walikota Medan Launching Loket Pelayanan Terpadu dan Website Medan Tuntungan
Plt Walikota Medan Serahkan 80.000 Batu Bata Kepada Korban Kebakaran di Pandau Hulu II
Plt Walikota Medan Bantah Revisi Perda Pajak Hiburan Pesanan Pengusaha
Plt Walikota Medan Sampaikan LPj 2013
Pordasi Harapkan Plt Walikota Medan Sosialisasikan Olahraga Berkuda
komentar
beritaTerbaru
hit tracker