Selasa, 03 November 2026

Sudah Saatnya Labusel Bangun Bandara Perintis

Kamis, 16 Januari 2014 17:52 WIB
Sudah Saatnya Labusel Bangun Bandara Perintis
Ist
Rivai Nasution
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhan Batu Selatan (Labusel) mewacanakan pembangunan bandara perintis.

“Sejak UU No 22 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Labuhan Batu Selatan di Sumut dan kini telah berjalan lima tahun, sudah wajar saatnya Pemkab Labusel memiliki wacana untuk membangun bandara perintis,” kata Ketua Umum PB Ikatan Keluarga Labuhan Batu Selatan (Iklas) Rivai Nasution didampingi Sekretaris Khairuzzaman Siregar di Medan, Kamis (16/1/2014).

Program tersebut bisa diwacanakan Pemkab Labusel dan menjadi pilot project atau program prioritas Pemkab Labusel. Jika perlu, wacana  ini dibicarakan oleh tiga bupati di Labuhan Batu Raya yakni Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara (Labura) dan Labuhan Batu Selatan dimana nantinya masing-masing pemkab bisa mempersiapkan anggarannya. Soal pembangunan nantinya bisa dibicarakan.

Ada beberapa alasan mengapa bandara perintis perlu dibangun. Pertama, mengingat jauhnya jarak tempuh dengan menggunakan transportasi darat dari Labusel, Labuhan Batu atau Labura ke Medan Ibukota Provinsi Sumatera Utara yakni membutuhkan waktu sekitar 8 jam. 

“Kondisi ini sangat melelahkan dalam perjalanan, jadi sudah sangat perlu adanya bandara perintis di Labusel” katanya.

Kedua, merangsang investor datang karena dengan adanya alat transportasi yang cepat maka para investor akan lebih mau datang ke sana. 

“Lihat saja dulu bagaimana persepsi orang terhadap Pulau Nias, tetapi setelah dibangun bandara dan adanya transportasi udara di sana. Orang malah berbondong-bondong ke Nias,” ujar Rivai yang juga salah seorang tokoh pemekaran Labusel dan mantan Sekretaris Panitia Pendukung Proses Percepatan Pemekaran Kabupaten Labuhan Batu (P5KLB).

Alasan lainnya ungkap Kabag Hatda Pemko Medan ini, Pemkab Labusel, Pemkab Labuhan Batu dan Pemkab Labura yang lebih sering disebut dengan Labuhan Batu Raya wilayahnya cukup luas dan terkenal dengan petro dollar sehingga peningkatan penghasilan lebih meningkat karena masuknya investor kesana.

Wacana ini, lanjutnya, juga pernah disampaikan tokoh masyarakat Abdul Wahab Dalimunthe ketika pertemuan silaturahmi Keluarga Besar Iklab di Medan.

“Seharusnya tiga kabupaten di Labuhan Batu bersinergi untuk mengusulkan ke pemerintah pusat. Pak Abdul Wahab akan bantu memperjuangkan di DPR RI. Kenapa peluang ini tidak dimanfaatkan,” ucapnya menirukan apa yang pernah disampaikan Abdul Wahab Dalimunthe. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker