Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) kembali melakukan aksi unjuk rasa di kampus mereka, Jalan Sisingamangaraja XII, Medan, Jumat (29/11/2013).
Tidak jauh berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya, aksi kali ini juga masih menuntut agar pihak kampus segera mempertegas status pendidikan mereka pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan mendaftarkan mereka dalam sistem Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED).
“Kalau kami belum terdaftar dalam EPSBED maka status kami sebagai mahasiswa tidak akan diakui Dikti,” kata salah seorang mahasiswa, Febrianto.
Febrianto menyebutkan, pendaftaran data seluruh mahasiswa dalam sistem EPSBED merupakan kewajiban pihak kampus. Namun, pendaftaran data mahasiswa secara penuh dalam EPSBED terakhir kali dilakukan pada Tahun 2007.
Selebihnya, update data tidak lagi dilakukan secara penuh. Bahkan untuk mahasiswa angkatan 2010 hingga 2013 hingga saat ini belum didata sama sekali.
"Padahal update datanya seharusnya per semester,” ujarnya.
Mereka menilai pendaftaran dalam EPSBED menjadi masalah paling krusial yang mereka alami. Sebab, tanpa terdata dalam sistem tersebut maka seluruh program pendidikan yang telah mereka ikuti tidak akan diakui oleh Dikti.
“Makanya kami menganggap kalau belum terdaftar berarti kami juga tidak diakui sebagai mahasiswa,” jelasnya.
Selain tuntutan agar segera didaftarkan dalam EPSBED, mereka juga menyampaikan tuntutan lainnya seperti bersatunya kampus secepatnya, tuntutan agar Dekan Fakultas Kedokteran UISU dan jajarannya mundur dari jabatan serta audit keuangan FK UISU. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar