Jumat, 28 Agustus 2026

Banyak Warga Indonesia Berobat ke Luar Negeri

Minggu, 21 April 2013 18:18 WIB
Banyak Warga Indonesia Berobat ke Luar Negeri
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Banyak Warga Negara Indonesia berobat ke luar negeri karena ketidakpercayaan kepada layanan medis. Padahal profesionalisme layanan medis di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Bahkan alat-alat medis di rumah sakit Indonesia baru dan lebih canggih. Jadi persoalannya adalah bisa saja ketidakpercayaan dan ini menjadi cambuk bagi dokter Indonesia terutama radiografer sebagai pendukung diagnosa para dokter untuk lebih bekerja profesional.

Hal ini dikatakan Staf Ahli Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Bidang Kebijakan Publik Rusdianto MSc pada Rakernas dan Workshop Radiologi Perhimpunan Radiografer Indonesia (Pari) di Grand Aston, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (20/04/2013). Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Pengembangan SDM Kemenpan dan RB Drs Aba Subagya MSc serta Ketua Umum Pari H Abdul Gamal SKM.

“Selain rasa ketidakpercayaan kemungkinan juga ada rasa ketidakpuasan. Bila tidak berobat ke luar negeri merasa tidak puas. Jadi kita berharap agar semua pihak harus bekerjasama bisa meyakinkan bahwasanya memang kita ini setara dengan luar negeri,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk itu diberikan apresiasi dengan kegiatan yang digelar ini dan kegiatan ini menunjukkan kemitraan antara Pari dengan pemerintah dalam wujudkan para radiografer yang andal. Tugas dan fungsi pemerintah adalah untuk melayani masyarakat dan salah satunya adalah di bidang kesehatan dimana yang dibutuhkan oleh masyarakat sehat. Masayarakat sehat negara pun sehat, untuk itu pelayanan kesehatan prima dan berkesinambungan yang dibutuhkan.

Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam sambutannya mengatakan, sebagai bagian dari metode melakukan diagnosa penyakit, pemeriksaan radiologi memiliki kedudukan yang sangat penting dan strategis. Oleh karena itu diberikan apresiasi digelarnya kegiatan rakernas dan workshop ini bagi para radiologi dan para radiografer.

Dikatakannya, kita menyadari modernisasi dan perkembangan ilmu kesehatan dunia saat ini semakin pesat. Namun demikian hal ini juga diikuti oleh pola hidup dan perilaku sehari-hari masyarakat yang juga banyak melahirkan berbagai mascam masalah kesehatan yang cenderung semakin kompleks menyikapi hal ini. Mau tidak mau kita juga harus siap meningkatkan ilmu pengetahuan, teknologi serta pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.

“Kita berharap dengan digelarnya Rakernas dan Workshop Radiologi dan Radiografer ini bisa menambah pengetahuan bagi para peserta, para pengguna alat radiologi dan radiografer, lebih meningkatkan kualitasnya, dengan baiknya kualitas diagnosa, sehingga dokter lebih tau penyakit pasien dan tentunya ini akan mengurangi warga untuk berobat ke luar negeri,” ujarnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker