Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Warga Jalan Setia Budi, Titi Bobrok, Medan, Sumatera Utara, mendadak heboh dengan temuan potongan kaki di aliran sungai, Ahad (31/03/2013). Warga yang sebelumnya sempat panik kemudian melaporkan temuan tersebut ke kepolisian.
Informasi yang diperoleh, potongan kaki orang dewasa sebelah kiri ini pertama kali ditemukan seorang bocah bernama Rizki Hidayat warga Jalan Pasar VI, Marelan. Atas penemuan itu, bocah berusia 12 tahun itu memberi tahu kepada seorang warga.
"Tadi saya, Bang. Baru pulang latihan ngeband, jadi saya jalan-jalan pas di Titi Bobrok saya berdiri melihat ke bawah aliran sungai, kok ada kaki, aku bilang sama kawan sama kakek yang melintas, kemudian kakek itulah memberi tahu warga, Bang," ungkapnya.
Potongan kaki diduga korban mutilasi ini sangat rapi potongannya. Terlihat potongan kaki dari betis hingga telapak kaki lengkap dengan kelima jarinya.
Kemudian menurut penuturan Rizki, bahwa potongan kaki dilihat mengalir di Sungai terbungkus dalam goni beras warna putih yang terikat tali.
"Terbungkus diikat pakai tali mengalir gitu saja. Tapi kakinya sudah keluar jadi nampak jelas kakinya," ujar bocah Kelas I SMP Negeri 1 Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang ini.
Dirinya tidak menyangka bahwa kaki yang ditemukan itu potongan kaki orang yang diduga korban mutilasi. "Aku takut melihatnya, rupanya kaki manusi itu, Bang," sebut bocah yang hobi bermusik ini.
Penemuan ini pun dilaporkan warga ke polisi. Mendapat kabar itu, Polsek Sunggal menerjunkan personilnya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi polisi langsung memasang police line.
Kemudian polisi melakukan penyeledikkan dengan pengumpulan barang bukti dan mengamankan potongan kaki yang diduga korban mutilasi ke RS Pirngadi, Medan, guna proses penyelidikan selanjutnya.
Penemuan potongan kaki membuat ruas jalan di sekitar lokasi macet total. Pasalnya warga yang melintas menghentikan kenderaan bermotor untuk melihat langsung potongan kaki tersebut.
Tidak itu saja, warga yang melihat di lokasi mengabdikan potongan kaki itu dengan kamera handphone. Walaupun potongan kaki ini terlihat seram, namun tidak menyurutkan warga memoto potongan kaki tersebut. (BS-021)
Tags
beritaTerkait
komentar