Sabtu, 25 April 2026

Pegawai Honorer Dinas Pertamanan Medan Terancam Cerai Massal

Minggu, 31 Maret 2013 18:15 WIB
Pegawai Honorer Dinas Pertamanan Medan Terancam Cerai Massal
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pegawai Honorer Dinas Pertamanan Kota Medan terancam cerai massal. Penyebabnya, sejak Januari hingga akhir Maret ini pegawai honorer tak kunjung gajian.

Informasi yang diperoleh, Ahad (31/12/2013), sejumlah pegawai honorer pria Dinas Pertamanan Medan belakangan ini kerap terlibat cekcok dengan istri. 

Cekcok dipicu karena sang suami tak bisa membelanjai rumah tangga karena gaji yang diharapkan setiap bulannya, hingga saat ini tak kunjung cair.

Akibat tak tahan terus-terusan di bawah impitan ekonomi, sejumlah istri yang bersuami pegawai honorer Dinas Pertamanan Medan dikabarkan siap-siap menceraikan suaminya.

Sementara itu, saat pegawai honorer menanyakan kapan gajian, pejabat di Dinas Pertamanan mengatakan gaji akan cair asalkan Kadis Pertamanan Zulkifli Sitepu mau tanda tangan.

Disebut demikian, karena gaji untuk para honorer sebenarnya sudah ditampung dalam APBD Medan Tahun Anggaran 2013 dan untuk pencairannya tinggal tekenan Kadis Pertamanan.

Selain galau karena tak kunjung gajian, pegawai honorer juga jantungan. Penyebabnya, beredar kabar Kadis akan memecat sejumlah pegawai honorer lalu menggantinya dengan pegawai honorer bawaannya.

Namun "derita" pegawai honorer Dinas Pertamanan tampaknya tak cukup sampai di situ. Para pegawai honorer juga diwajibkan turun ke lapangan baru-baru ini.

Tanpa pandang bulu pria wanita, pegawai honorer diperintahkan Kadis Zulkifli Sitepu turun ke lapangan untuk mengejar target Kota Medan meraih Piala Adipura Kencana.

Dalam mengejar target Piala Adipura Kencana ini, Kadis Pertamanan tidak cukup hanya mengerahkan pegawai honorer maupun PNS. Istri pegawai juga dilibatkan, termasuk yang sedang mengandung.

Sontak kebijakan tersebut mendapat perlawanan meskipun secara tidak langsung. Pegawai yang istrinya sedang hamil hanya melarang istrinya untuk tidak ikut lagi melakukan pembersihan sejumlah taman.

Pegawai honorer berharap, Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM sebagai pimpinan yang sangat peduli terhadap bawahan menginstruksikan Kadis Pertamanan mencairkan gaji pegawai honorer.

Gaji tersebut sangat dibutuhkan untuk membutuhi kehidupan sehari-sehari terutama bagi yang sudah berumah tangga sekaligus mencegah terjadinya cerai massal pegawai honorer Dinas Pertamanan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Soal LPJU, Dinas Pertamanan Medan Diminta Merespon Pakai Hati
Dinas Pertamanan Medan Bukan Melakukan Pemangkasan Pohon Tapi Penebangan
Dinas Pertamanan Medan Harus Tebang Pohon Tua
Dinas Pertamanan Medan Diminta Serius Tanggapi Informasi BMKG
Dinas Pertamanan Medan Harus Serius Merawat Pohon
Korupsi Rp150 Juta, Mantan Pejabat Dinas Pertamanan Medan Divonis Setahun Penjara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker