Minggu, 03 Mei 2026

Geram Tuntut Jembatan Glugur Medan Dibangun Kembali

Senin, 14 Januari 2013 21:24 WIB
Geram Tuntut Jembatan Glugur Medan Dibangun Kembali
Sugandi Siagian
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sejumlah elemen masyarakat terdiri atas Angkatan Muda Pembela Rakyat (Ampera), Badan Anti Korupsi Indonesia (Bakindo), Himpunan Persaudaraan Masyarakat Glugur dan sekitarnya, beberapa mahasiswa UISU dan UMSU yang tergabung dalam Gerakan Elemen Rakyat Mahasiswa LSM (Geram) menggelar aksi demo di Jembatan Glugur, Medan, Sumatera Utara, Senin (14/01/2013).

Dalam aksi unjuk rasa damai yang dipimpin Sekretaris Ampera Sumut Aswan Nasution SE ini,  mereka meminta pihak kontraktor dan Dinas Bina Marga Pemko Medan melanjutkan kembali pengerjaan proyek Jembatan Glugur, Jalan H Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat. Para pendemo menuding pengerjaan perbaikan Jembatan Glugur ini tidak memiliki verifikasi yang jelas tentang keabsahan tender proyek.

Massa demo yang memacetkan arus lalulintas ini mengungkapkan, pihak kontraktor dan Dinas Bina Marga telah berbuat sewenang-wenang yaitu telah menghentikan pengerjaan dan meninggalkan lokasi proyek meskipun pembangunan perbaikan jembatan belum rampung. Selain itu, prasarana fasilitas umum dan jembatan bertambah rusak sedangkan didnding pembatas jembatan sebagian sudah berjebolan dan hanya diganti dengan menutupnya pakai seng yang rawan musibah.

Mereka menduga, dengan tidak dipasangnya plang proyek di lokasi pengerjaan proyek, penghentian dan meninggalkan lokasi proyek dengan tidak disertai pengumuman/publikasi yang jelas kepada pihak berwenang dan masyarakat luas telah terjadi tindakan-tindakan pelanggaran/perbuatan melawan hukum oleh pihak kontraktor maupun Dinas Bina Marga Medan.

Berkaitan dengan itu, massa Geram meminta Kapolda Sumut segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek Jembatan Glugur. Kejati Sumut segera meaudit Dinas Bina Marga Medan terkait tender proyek yang dikerjakan kontraktor, karena berat dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan tender proyek perbaikan Jembatan Glugur.

"Walikota Medan diharapkan segera bertindak tegas menyelesaikan persoalan Jembatan Glugur ini karena cara-cara pengerjaan proyek seperti ini telah menimbulkan kerugian baik kepada masyarakat maupun kepada pemerintah. Diharapkan Walikota Medan dengan kebijaksanaannya dapat melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Glugur yang terbelengkalai,” ujar pendemo.

Pengunjukrasa juga meminta pihak yang terlibat pengerjaan proyek perbaikan Jembatan Glugur segera melakukan perbaikan atas berbagai fasilitas umum milik negera yang rusak, diantaranya pipa leding besar PDAM Tirtanadi. Kontraktor tidak berhak memecah-mecah pipa air (leding). Bagaimana bisa pipa sedemikian besar pecah, berarti para pekerja perusahaan pemegang tender ceroboh, ungkap Aswan. (BS-023)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Kongres VI Demokrat Bakal Pilih Ketum hingga Pengisi Posisi Bendum
Bentangkan Bendera Raksasa, Berikut 13 Tututan Demonstran 'Indonesia Gelap'
komentar
beritaTerbaru
hit tracker