Bidik Puncak Klasemen, PSMS Buru Kemenangan Kontra Persikad di Medan
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi besar saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih Ayam K
Olahraga
Beritasumut.com-Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar seminar daring bertema Pembuatan Film Dokumenter Kebudayaan. Seminar yang diketuai Bambang Riyanto MSi menghadirkan narasumber sejarawan Prof Mukhlis Paeni, sutradara film terkemuka Garin Nugroho dan Onny Kresnawan, sutradara film dokumenter di Sumatera Utara dan dimoderatori oleh Lestari Dara Cinta Utami Ginting, MA.
Dekan USU Dr Budi Agustono dalam kesempatan itu mengatakan, film dokumenter menjadi bagian dari upaya digitalisasi kebudayaan. Film pendek atau film dokumentar akan membuat nilai-nilai budaya terus berkembang di tengah pesatnya kemajuan zaman.
“Proses digitalisasi kebudayaan harus dirumuskan, disepakati dan dipikirkan kembali agar kehadirannya benar-benar dapat membawa kebermanfaatan bagi pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal, maupun nasional. Maka kehadiran tiga narasumber dalam seminar daring ini diharapkan mampu melahirkan sumbangsih pemikiran terkait pembuatan film dokumenter, khususnya yang bertema kebudayaan," ujar Budi dilansir dari laman usu.ac.id, Minggu (04/10/2020).
Baca Juga:
Sejarawan Prof Mukhlis Paeni mengatakan, Sumut saat ini memiliki 29 aset yang diakui sebagai Warisan Nasional dan berpotensi menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) UNESCO."Tapi sayangnya sampai sekarang yang 29 itu belum ada yang menjadi WBTB. Ini seharusnya menjadi perhatian kita bersama, khususnya warga Sumatera Utara," terangnya.
Prof Paeni merinci, 29 Warisan Nasional yang berpotensi menjadi WBTB UNESCO itu antara lain, Tor Tor, Gordang Sembilan, Rumah Adat Karo, Huda Huda, Omo Hada, Bola Nafo, Serambang 12, Berahoi, Merdang Medem, Ulos Batak Toba, Pustaha Laklak, Erpangir Ku Lau, Sipaha Lima (Ugamo Malim), Ni'owuru, Dayok Binatur, Genderang Sisibah, Holat, Toge Panyabungan, Tari Gubang, Babae, Tari Dulang, Sinandong Asahan, Guro-guro Aron, Pelleng, Gotong, Itang Poul Poul, Kalabubu, Mangantas dan Tor Tor Somba.
Baca Juga:
Sementara itu, sutradara Garin Nugroho mengaku cukup tertarik dengan aneka kebudayaan yang ada di Sumatera Utara. "Sangat unik dan menakjubkan, saya kira cukup menarik bila difilmkan," jelasnya.
Garin menambahkan, sejak Era Industri 1.0 kamera menjadi senjata untuk merekam kebudayaan dan peradaban bangsa. Misalnya kisah tentang penduduk Eskimo. Film dokumenter dalam perkembangan Revolusi Industri mengalami kemajuan yang pesat. Bagaimana kehidupan peradaban suatu masyarakat atau bangsa direkam untuk kemudian dipelajari. Sayangnya, ketika bangsa-bangsa lain menggunakan pendekatan film dokumenter dalam strategi pengembangan kebudayaannya, Indonesia malah tertinggal.
"Saat ini kita memasuki era 4.0 dan sebentar lagi 5.0. Maka jangan sampai Indonesia tertinggal lagi. Semua orang saat ini memiliki ponsel pintar untuk memproduksi sebuah film. Kamera yang canggih ada di genggaman para generasi milenial. Maka pertanyaannya, bagaimana kamera itu digunakan? Bagaimana strategi kebudayaan yang dilakukan lewat digitalisasi itu? Jangan sampai, era digital ini yang lebih banyak adalah sampah digitalnya. Seperti melek huruf tapi tak bisa membaca," ujarnya.
Sutradara Onny Kresnawan menyetujui apa yang dikatakan Garin Nugroho dan Prof Mukhlis. Hal itu merupakan lecutan bagi sineas Sumatera Utara untuk menjadikan 29 Warisan Nasional menjadi WBTB UNESCO."Film dokumenter merupakan salah satu upaya untuk menggali warisan budayanya itu. Ini akan menjadi pekerjaan rumah bersama, baik sineas maupun akademisi atau siapapun yang bergulat dengan kebudayaan Sumatera Utara," tegasnya.
Turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut, Wakil Dekan I Prof Mauly Purba, Wakil Dekan II Dra Heristina Dewi MPd dan Wakil Dekan III Prof Ikhwanuddin Nasution.(BS09)
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi besar saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih Ayam K
Olahraga
beritasumut.com Setelah melalui proses penyelidikan intensif, akhirnya Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus
Peristiwa
beritasumut.com TKA (28), penjambret seorang nenek berusia 80 tahun, ditangkap personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sa
Peristiwa
beritasumut.com Edarkan Sabu di Binjai, Sumatera Utara, pemuda 18 tahun asal Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ditangkap perso
Peristiwa
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com Dua pemuda tersungkur bersimbah darah setelah bagian kaki kanannya ditembus timah panas personel Unit Reserse Kriminal (Res
Peristiwa
beritasumut.com Tiga pemuda di Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, diamankan polisi karena diduga hendak mencuri kabel bawah tanah,
Peristiwa
beritasumut.comSatuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Sakti Lubis, Keca
Peristiwa
beritasumut.com Untuk dapat menikmati narkoba, seorang pria nekat membobol sebuah rumah di Jalan Selamat, Gang Sadar, No.17 B, Kelurahan Bi
Peristiwa
beritasumut.com Empat bandar narkoba di Binjai, Provinsi Sumatera Utara, dijebloskan ke penjara setelah ditangkap personel Satuan Reserse (
Peristiwa