Beritasumut.com–Pekan Kreativitas Fakultas Adab (PKFA) ke- VIII yang diselenggarkan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry, secara resmi dibuka pada Rabu (18/04/2018), di komplek pelataran Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 18-21 April 2018.
Pembukaan tersebut berlangsung meriah, ditandai dengan pelepasan balon oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA. Turut didampingi oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Syarifuddin MA PhD, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FAH UIN Ar-Raniry, Dr Bustami Abubakar MHum, Wakil Dekan I FAH, Drs Nasruddin AS MHum, Wakil Dekan II FAH, Nurhayati Ali Hasan MLIS, Ketua DEMA-FAH, Maulana Ahsan, dan Ketua Panitia, Zarman Syahputra.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, dalam sambutannya mengatakan PKFA merupakan ajang peningkatan kreativitas mahasiswa dalam berkarya. Dalam hal ini mahasiswa dituntut untuk terus berinovasi dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. “Nikmatilah proses, bukan hasil. Oleh karena itu melakukan sesuatu jangan langsung melihat hasilnya. Karena keberhasilan dan kepuasan tidak bisa dinilai dengan materi,” kata Farid Wajdi saat membuka acara PKFA ke VIII, Rabu (18/04/2018).
Namun, kata Farid disaat kita dituntut untuk mendapatkan hasil dari kemampuan life skill kita, maka saat itu kita akan benar-benar menikmati proses yang benar untuk menjadikan diri kita menjadi orang cerdas dengan terus berkreatifitas.
Hal senada juga disampaikan oleh, Dekan FAH, Syarifuddin MA PhD, dalam sambutannya mengatakan Pekan Kreativitas Fakultas Adab (PKFA) mengajak seluruh mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora agar jangan berhenti untuk berkreatifitas. Menurutnya ini merupakan wujud kreativitas dalam memicu munculnya inovasi dan kreativitas baru mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora.
Sementara itu, Ketua DEMA FAH, Maulana Ahsan melalui ketua pelaksana, Zarman Syahputra mengatakan pada PKFA kali ini bakal menghadirkan festival selama beberapa hari yang dimulai dengan pembukaan seremonial dan ditutup dengan malam puncak apresiasi budaya, dan acara ini juga akan diselingi oleh beberapa acara dan perlombaan menarik lainnya. “Selain perlombaan dan panggung apresiasi seni. Kita juga akan melaksanakan pelatihan jurnalistik, photoshop, dan seminar kebudayaan,” kata Zarman.
Untuk tingkat TK/PAUD akan diperlombakan lomba mewarnai, sedangkan untuk SD/MI akan ada rangkin 1 dan story telling. Khusus SMA/MA diperlombakan Rapa’i Geleng dan Ratoeh Jaroe. “Sedangkan untuk tingkat umum dan mahasiswa diperlombakan stand up comedy, akustik, akustik arab, kaligrafi kontemporer dan daur ulang,” pungkasnya. (Rel)