Selasa, 22 September 2026

Amankan Sistem UNBK, Kemendikbud Gandeng Lembaga Sandi Negara

Rabu, 08 Maret 2017 00:30 WIB
Amankan Sistem UNBK, Kemendikbud Gandeng Lembaga Sandi Negara
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ujian nasional (UN) akan berlangsung dalam waktu dekat, yaitu pada April mendatang. Untuk mengamankan pelaksanaan UN, khususnya UN berbasis komputer (UNBK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg). Kedua pihak akan bekerja sama dalam pemberian perlindungan keamanan terhadap implementasi sistem ujian nasional.
 
Nota Kesepahaman antara Kemendikbud dengan Lemsaneg ditandatangani langsung oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dan Kepala Lemsaneg Djoko Setiadi di Gedung Ki Hadjar Dewantara Kemendikbud, Jakarta, pada Selasa (07/03/2017). Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Persandian dalam Pengamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 
“Sudah waktunya Kemendikbud meningkatkan keamanannya dalam hal persandian dan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi. Pengamanan UN (berbasis komputer) bisa dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Sandi Negara untuk mengamankan UN yang akan kita laksanakan April,” ujarnya dilansir dari laman resmi kemdikbud.go.id.
 
Ia mengatakan, kerja sama tersebut merupakan inisiatif Kemendikbud untuk bekerja sama dengan Lembaga Sandi Negara yang bertujuan mewujudkan efektivitas kerja, pola kerja terpadu, teratur, berkesinambungan, dalam pengamanan teknologi komunikasi dan informasi dalam rangka mendukung tugas dan fungsi Kemendikbud. Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ia juga menjalin kerja sama dengan Lemsaneg dalam hal pengamanan ijazah para lulusan UMM untuk mencegah pemalsuan ijazah. 
 
“Jadi kalau sekarang Kemendikbud bekerja sama dengan Lemsaneg,  sudah ada bukti nyata pengalaman saya dengan UMM,” katanya.Kepala Lemsaneg, Djoko Setiadi mengatakan, Lemsaneg menyadari betapa penting dan strategisnya peranan Kemendikbud dalam usaha mencerdaskan generasi bangsa.
 
Karena itu, Lemsaneg mengapresiasi inisiatif Kemendikbud yang dinilainya sebagai langkah tepat untuk bekerja sama dengan Lemsaneg dalam pengamanan teknologi informasi dan komunikasi. “Kami nilai ini tepat diterapkan dalam sistem pendidikan nasional, misalnya dalam penyelenggaraan ujian nasional (berbasis komputer),” katanya.
 
Djoko menuturkan, penyelenggaraan UNBK dinilai dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pendidikan. Langkah dukungan untuk mencapai efektivitas dan efisiensi itu salah satunya dengan menerapkan penyelenggaraan persandian dalam pengamanan teknologi informasi dan komunikasi. “Sehubungan dengan UNBK, hal yang harus menjadi perhatian bersama adalah adanya aspek teknologi yang dimanfaatkan secara penuh. Lemsaneg berharap dapat ikut berkontribusi mengawal kesuksesan program ini (UNBK), khususnya pada konteks pengamanan teknologi informasi dan komunikasi,” ujar Djoko.
 
Selain menyepakati pemberian perlindungan keamanan terhadap implementasi sistem ujian nasional, ruang lingkup kerja sama Kemendikbud dengan Lemsaneg juga meliputi pemberian perlindungan keamanan melalui implementasi sertifikat elektronik; penyelenggaraan persandian dan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi; penelitian dan pengembangan di bidang persandian; dan penggunaan, peningkatan, dan pengembangan sumber daya.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
20.000 Peserta Fun Run 5K di Lapangan Merdeka Dilepas
Komplotan Curanmor Modus Kecelakaan Ditangkap, Korban Ditipu Tinggalkan Motor
PFI - Jurnalis Medan Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang hilang Kontak
Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin
PSMS Tertahan Sumsel United 2-2, Eko Purdjianto: Kami Lengah
Gubernur Bobby Bersama Wapres Pastikan Pemulihan Kesehatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Karo
komentar
beritaTerbaru
hit tracker